religi

Kenapa Ada Banaspati dan Monyet di Pohon Tauhid Gunungan Wayang Kulit? Inilah Bukti Kecanggihan Dakwah Wali Songo di Nusantara

Selasa, 16 Juli 2024 | 06:45 WIB
Ada sosok banaspati di Gunungan wayang kulit. Apa maksudnya? (Tangkap layar Youtube Purbo Asmoro Official)

SketsaNusantara.id - Ilustrasi banaspati dan lutung (monyet) dalam Gunungan wayang kulit memiliki makna yang sarat dengan ajaran Islam.

Kedua karakter tersebut ditampilkan di bagian atas, dengan sosok banaspati di bagian tengah, sedangkan ada banyak lutung di dahan-dahan pohon.

Banaspati merupakan sosok menyeramkan yang dipahami kebanyakan masyarakat Jawa sebagai kepala tanpa tubuh yang diselimuti api dengan lidah menjulur.

Baca Juga: Makna 2 Buto atau Raksasa di Gunungan Wayang Kulit, Penjaga Gerbang Ketauhidan

Sosok tersebut kerap digambarkan sebagai makhluk yang kerap berkeliaran di malam hari dan menebar teror ketakutan.

Lalu, kenapa ada sosok menyeramkan di gambar Gunungan wayang kulit?

Tentunya, penggambaran sosok-sosok dalam karakter wayang kulit tidak dibuat sembarangan oleh Wali Songo karena berkaitan dengan cara dakwah Islam ke masyarakat berabad-abad silam.

Baca Juga: Beginilah Cara Orang Jawa Berkomunikasi tanpa Timbulkan Konflik, Jadi Metode Dakwah Islam lewat Wayang Kulit

Ustadz Faizar menjelaskan kenapa ada gambar banaspati dan lutung di Gunungan wayang kulit.

Penggambaran sosok menyeramkan itu justru menjadi pengingat kesadaran bagi setiap muslim.

"Banaspati menggambarkan sebagai pepeling, pengingat sebagai hamba Allah jangan mudah berpanas hati, atau jangan mudah iri dengki," ujar Ustadz Faizar, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Muhammad Faizar yang diunggah 15 November 2021.

Baca Juga: Makna Gunungan atau Kayon dalam Wayang Kulit, Bentuknya seperti Masjid dan jika Dibalik Berwujud...

Begitu juga dengan penggambaran lutung yang bermakna tentang pengingat manusia agar selalu bermuhasabah.

"Lutung, lulut ing petung, maksudnya adalah supaya manusia banyak-banyak bermuhasabah sebagai bentuk penjagaan dari pohon tauhid yang ada di sini," lanjut Ustadz Faizar.

Halaman:

Tags

Terkini