religi

Wasiat Sunan Gunung Jati yang Populer dan Dibumikan Masyarakat Cirebon, Tokoh Wali Songo Ini Titip 2 Hal

Jumat, 12 Juli 2024 | 14:00 WIB
Potret Sunan Gunung Jati atau Syekh Syarif Hidayatullah. (Kolase foto Instagram.com/@syahbudin.ibrahim.new dan Buku Atlas Wali Songo)

Melalui wasiat yang pertama, artinya Syekh Syarif Hidayatullah mengajarkan masyarakat untuk saling menjaga rumah ibadah atau tempat pendidikan.

Tak heran jika Sunan Gunung Jati meninggalkan jejak bangunan masjid, langgar atau mushola, petilasan atau jenis tempat lainnya yang disebut dengan Tajug.

Baca Juga: Apa Julukan Sunan Muria? Tokoh Wali Songo Termuda yang Menyebarkan Dakwah dengan Metode Akulturasi Budaya

Selain titip pesan untuk menjaga tempat ibadah dan tempat pendidikan, Sunan Gunung Jati juga mengajarkan bagaimana cara membantu fakir miskin.

2) "Sugih Bli Rerawat, Mlarat Bli Gegulat"

Artinya:

"Kaya bukan untuk pribadi, miskin tidak untuk menjadi beban bagi orang lain"

Maksud wasiat kedua dari Sunan Gunung Jati, jika masyarakat memperoleh rejeki lebih, di dalamnya ada hak orang lain termasuk hak fakir miskin.

Baca Juga: Camilan Kesukaan Sunan Kudus, Muncul Setahun Sekali! Kuliner Ini Pernah Punya Sejarah Unik Sepanjang Era Wali Songo

Sehingga, seseorang yang kaya lebih mulia jika ia berbagi kebahagiaan dan rezeki dengan orang yang lebih memutuhkan.

Sedangkan, jika seseorang itu dalam kondisi kekurangan, hendaknya tidak membebankan atau menyusahkan orang lain.

Apalagi sampai melakukan hal yang melanggar norma atau menyimpang dari ajaran Islam.***

Halaman:

Tags

Terkini