SketsaNusantara.id - Pamor Syekh Siti Jenar masih berpengaruh dari zaman ke zaman, meskipun sosok dan ajarannya dianggap kontroversial.
Ajarannya yang berlandaskan pada Sasahidan dengan konsep Manunggaling Kawula Gusti dianggap menyimpang dari ortodoksi Islam.
Sebagian berpendapat bahwa yang menjadi penyebab ia dieksekusi mati oleh Wali Songo karena ajarannya dinilai sesat.
Sebagian masyarakat punya pendapat berbeda, dan menganggap ia dihukum karena mengajarkannya secara terbuka. Artinya, ilmu yang dia sampaikan belum saatnya diterima oleh orang yang punya kematangan.
Sepulangnya dari berguru ke Baghdad, Syekh Siti Jenar rutin melakukan dakwah di Nusantara.
Metode dakwahnya yang berkeliling dari satu wilayah ke wilayah lain membuatnya cepat mendapatkan pengikut dan murid.
Baca Juga: Bukan akibat Ajaran Sesat, Syekh Siti Jenar Dihukum Mati karena Alasan yang Diungkap Sunan Giri
Bahkan, tidak sedikit dari para muridnya itu terdiri dari para pejabat tinggi kerajaan dan tokoh berpengaruh.
Dilansir SketsaNusantara.id dari buku Atlas Wali Songo (2014), KH Agus Sunyoto menyebut daftar nama murid Syekh Siti Jenar dari beberapa rujukan naskah kuno mulai dari Nagara Kretabhumi, Carita Purwaka Caruban Nagari, Babad Pengging, Suluk Saridin, dan Serat Siti Jenar.
Naskah Nagara Kretabhumi:
1. Ki Ageng Kebo Kenongo Bupati Pengging
2. Pangeran Panggung
3. Sunan Geseng
4. Ki Lonthang
5. Ki Datuk Pardun
6. Ki Jaka Tingkir Sultan Pajang
7. Ki Ageng Butuh