Selain cara-cara dakwah diatas, Sunan Drajat juga menurunkan 4 ajaran pokok kepada pengikutnya, yakni;
1. Paring teken marang kang kalunyon lan wuta atau berikan tongkat kepada orang buta.
2. Paring pangan marang kang kaliren atau berikan makan kepada yang kelaparan.
3. Paring sandang marang kang kawudan atau berikandi pakaian kepada yang telanjang.
4. Paring payung kang kodanan atau berikan payung kepada yang kehujanan.
Sebagai wali yang terkenal dengan kedermawanannya, 4 pokok ajaran tersebut diajarkan supaya dapat berbuat kebajikan dengan membantu sesama manusia.
Sunan Drajat sendiri terus berdakwah dan berupaya untuk memakmurkan masyarakat hingga akhir hidupnya dan kemudian dimakamkan di Ndalem Duwur tempat biasanya beliau mengajar Islam.
Sebagai salah satu wali di Jawa, ajaran Sunan Drajat terus berusaha untuk diamalkan dan dirawat oleh masyarakat sekitar, selain itu makam Sunan Drajat juga tidak pernah sepi oleh peziarah yang datang.***