7. Pintu Kaca
8. Pintu Bacem
9. Pintu Teratai
Makamnya yang asli ini terletak di Bukit Gunung Sembung. Hanya boleh dimasuki oleh keluarga keraton, keturunan Sunan Gunung Jati dan juru kunci.
Lantaran ada banyak benda berharga yang perlu dijaga. Seperti keramik atau porselen yang menempel di tembok.
Selain itu juga ada guci di sepanjang jalan makam. Konon keramik di tembok makam tersebut dibawa oleh istri Sunan Gunung Jati yang berasal dari Cina, Putri Ong Tien.
Peziarah biasa yang datang ke makam tersebut hanya bisa sampai pintu keempat. Meski dengan aturan ketat, namun tidak menjadi halangan bagi mereka untuk berkunjung ke sana.
Melansir dari berbagai sumber, sebelah makam Sunan Gunung Jati adalah peristirahatan terakhir dari menantunya, Pangeran Fatahillah.
Dilanjut ada makam ibu Sunan Gunung Jati yang dikenal sebagai Nyi Mas Rara Santang, putri dari Prabu Siliwangi.
Di sana juga ada makam istri dan anak-anak Sunan Gunung Jati serta keluarga lainnya. Sehingga wilayah di sana disebut juga sebagai komplek makam keluarga Sunan Gunung Jati.
Salah seorang Wali Songo yang meninggal dunia pada Tahun 1568 ini makamnya memiliki bentuk kerucut dan terbuat dari marmer putih.