religi

Fakta di Balik Mitos 7 Kali Berkunjung ke Masjid Demak Disamakan dengan Naik Haji ke Tanah Suci, Ternyata Gara-Gara Kolonial Belanda

Senin, 1 Juli 2024 | 07:10 WIB
Mitos 7 kali berturut-turut ke Masjid Agung Demak setara dengan naik haji di Mekkah. (jatengprov.go.id)

SketsaNusantara.id - Popularitas Masjid Agung Demak khususnya bagi masyarakat Islam di Jawa dikuatkan oleh berbagai mitos yang menyelimutinya.

Hal itu wajar karena Masjid Agung Demak merupakan masjid tertua peninggalan kerajaan Islam di bumi Nusantara.

Selain itu, Masjid Agung Demak menjadi patokan dari masjid-masjid yang dibangun setelahnya, hingga sekitar abad ke-17.

Baca Juga: 4 Lokasi Petilasan Sunan Bonang, Kunjungi Masjid Agung Tuban Sebagai Destinasi Populer, Nuansa Megah Bikin Salfok!

Meskipun bangunan keraton Demak lenyap ditelan zaman, tetapi arsitektur Masjid Agung Demak masih terjaga dan terawat dengan baik hingga saat ini.

Menurut Fairuz Sabiq dalam buku Karakteristik & Mitos Masjid Agung Peninggalan Kerajaan Islam di Jawa (2021), masjid ini bahkan dikultuskan oleh orang Jawa.

Disebutkan bahwa orang yang telah mengunjungi Masjid Agung Demak dan makam-makam orang suci di wilayah tersebut disamakan dengan naik haji ke Makkah.

Baca Juga: Kisah Sunan Kalijaga dalam Pemilihan Arah Kiblat Sebagai Peranan Penting Pendirian Masjid Agung Demak, Simbol Popularitas Kerajaan?

Anggapan tersebut tentunya menyimpang jika dilihat dari perspektif akidah dan fikih. Bagaimanapun, tidak ada yang dapat menggantikan lokasi berhaji sebagai rukun Islam ke-5.

Pengkultusan itu merupakan bagian dari berbagai mitos yang menyelimuti keagungan dan kharisma Masjid Agung Demak.

Fairuz menyebut bahwa wibawa religius yang dibawa oleh para sunan Wali Songo lebih abadi dibandingkan wibawa politik.

Baca Juga: Di Luar Nalar, Bisa Pindahkan Masjid Dalam 1 Malam? Deretan Karomah Sunan Drajat Wali Songo Patut Diacungi Jempol

Tanpa mengecilkan peran Raden Patah sebagai pendiri dan sultan pertama Kerajaan Islam Demak, masyarakat Islam di Jawa (bahkan Indonesia) terasa lebih akrab dengan sosok-sosok Wali Songo tersebut.

Mitos pengkultusan Masjid Agung Demak juga dipercaya oleh sebagian masyarakat Islam di Jawa setidaknya hingga tahun 1930-an.

Halaman:

Tags

Terkini