Kamis, 4 Juni 2026

Presiden Jokowi Korbankan Jenis Sapi Simental di Masjid Baiturrahman Semarang, Ternyata Berasal dari Ras Tertua di Dunia

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 17 Juni 2024 | 10:45 WIB
Ilustrasi jenis Sapi Simentil, kurban Idul Adha Presiden Jokowi di Semarang  (Pixabay/ JACKCLOU DL)
Ilustrasi jenis Sapi Simentil, kurban Idul Adha Presiden Jokowi di Semarang (Pixabay/ JACKCLOU DL)

 

SketsaNusantara.id - Presiden Joko Widodo melaksanakan shalat Idul Adha 1445 Hijriah di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Masjid Baiturrahman, Semarang, Jawa Tengah.

Ini akan menjadi perayaan Idul Adha terakhir Presiden Jokowi sebagai Presiden RI sebelum masa jabatannya berakhir pada Oktober 2024. 

Dilansir dari Sketsa Nusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPAS TV, Presiden Jokowi juga serahkan hewan kurban berupa sapi.

Baca Juga: Gibran dan Selvi Nonton JKT48 di Latihan Pestapora Solo, Netizen Galfok ke Anak Jokowi: Mas Gibran Mirip Dave Stanley

Sapi yang dikorbankan oleh presiden Jokowi adalah jenis Sapi Simental dengan berat 1.250 kg atau 1 ton lebih yang berusia 5 tahun.

Hewan korban itu diserahkan secara simbolis oleh Presiden Jokowi kepada pengurus Masjid Baiturrahman.

Jenis Sapi Simental yang dikorbankan Presiden Jokowi adalah salah satu jenis sapi potong yang sangat populer di dunia karena produksi dagingnya yang berkualitas tinggi.   

Sapi Simental berasal dari Lembah Simme, Swiss, dan merupakan salah satu dari ras sapi tertua di dunia.  

Karakteristik Sapi Simental dicirikan dengan tubuh besar, kokoh, dan berwarna merah kekuningan dengan bagian wajah putih.

Baca Juga: Garang! Susi Pudjiastuti Tanggapi Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Taruhan Online, Netizen: Kalau Ditutup Uang Sakunya Hilang Bu...

Secara umum, sapi Simental memiliki bobot badan sekitar 600-1.000 kg untuk jantan dewasa dan 500-800 kg untuk betina dewasa.  

Keunggulan Selain produksi daging yang baik, sapi Simental juga dikenal sebagai sapi dwiguna yang mampu menghasilkan susu dengan kualitas baik. Sapi ini juga memiliki tingkat kesuburan yang tinggi.  

Saat ini jenis Sapi Simental sudah tersebar luas di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Pemerintah Indonesia telah mengembangkan Sapi Simental sebagai salah satu upaya meningkatkan populasi dan produksi daging sapi nasional.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X