4. Dalam upaya mencapai cita-cita Luhur jangan menghiraukan halangan dan rintangan.
5. Dalam diam akan dicapai keheningan dan di dalam hening akan mencapai Jalan kebebasan mulia.
6. Pencapaian kemuliaan lahir batin dicapai dengan menjalani salat lima waktu.
7. Berikan tongkat kepada orang buta berikan makan kepada orang yang lapar berikan pakaian kepada orang yang tak memiliki pakaian berikan tempat berteduh kepada orang yang kehujanan.
Dengan ajaran sederhana ini diharapkan masyarakat mampu menjalani dan ajaran Islam bisa berkembang dengan cepat.
Alhasil semakin lama pengikut Sunan Drajat semakin banyak, hal ini adalah salah satu faktor yang menyebabkan Sunan Drajat disukai oleh masyarakatnya.
Sunan Drajat dekat dengan masyarakat bukan saja karena ajaran-ajarannya yang sederhana dan berorientasi kepada kesejahteraan semua orang.
Melainkan dengan kemampuan Sunan Drajat dalam berkomunikasi lewat kesenian, juga telah menjadi daya dorong bagi dekatnya usaha dakwah dengan masyarakat.
Sunan Drajat dikenal pernah menggubah sejumlah tembang tengah Macapat Pangkur yang digunakan untuk menyampaikan ajaran falsafah kehidupan kepada masyarakat.
Sunan Drajat juga dikisahkan sangat menyukai pertunjukan wayang dan sesekali Sunan Drajat akan memainkan tokoh dalang wayang.
Hal ini sebagaimana Sunan Bonang kakaknya yang dulu saat berdakwah juga pernah berlakon sebagai dalang.
Sebagian cerita tutur yang berkembang di tengah masyarakat dikisahkan bahwa setelah tinggal lama di Drajat, Sunan Drajat memindahkan tempat tinggalnya.
Sunan Drajat memindahkan lokasi tempat tinggalnya ke arah selatan yang tanahnya lebih tinggi dari sebelumnya.