Yang menarik, Ustadz Adi Hidayat juga menjelaskan hukum membagikan daging kurban kepada non muslim. Menurutnya, hal tersebut diperbolehkan dan justru dapat menjadi bagian dari syiar Islam yang penuh kasih sayang dan toleransi.
“Boleh anda berikan untuk non muslim, sampaikan bahkan sebagai syiar,” tegas UAH.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Idul Adha tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga sarana memperkuat hubungan sosial dan toleransi antarumat beragama.
Pembagian daging kurban kepada tetangga non muslim juga dinilai dapat mempererat hubungan kemasyarakatan serta menunjukkan nilai kepedulian dalam Islam.
Di sisi lain, Idul Adha sendiri memiliki sejarah besar dalam ajaran Islam. Hari raya ini memperingati keteguhan iman Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, demi menjalankan perintah Allah SWT.
Namun atas kuasa Allah, Nabi Ismail AS kemudian digantikan dengan seekor domba untuk disembelih. Peristiwa itu menjadi simbol keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan yang terus diperingati umat Islam setiap bulan Dzulhijjah.
Kajian Ustadz Adi Hidayat tentang penerima daging kurban tersebut kini kembali ramai diperbincangkan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, terutama di media sosial dan kanal dakwah digital.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!