religi

Mana yang Lebih Utama, Sholat Ied di Lapangan atau dalam Masjid? Begini Penjelasannya Menurut Hadits Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW

Kamis, 19 Maret 2026 | 14:00 WIB
Suasana sholat Ied di Taman Kota Karangtengah Cibadak. (Dokumentasi tim SketsaNusantara.id)

Melaksanakan sholat ied di lapangan bertujuan memaksimalkan syiar Islam dan menampung lebih banyak jamaah yang menjadi momentum kebersamaan umat.

Selain itu, pelaksanaan sholat ied di lapangan terbuka juga memungkinkan seluruh lapisan masyarakat ikut hadir, termasuk wanita dan anak-anak.

Bahkan dalam beberapa hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan wanita untuk hadir di lapangan, termasuk mereka yang sedang haid. 

Walaupun tidak ikut sholat, wanita yang sedang berhalangan tetap bisa mengambil hikmah saat mendengarkan syiar Islam saat imam berkhotbah.

Meski demikian, sholat Ied di masjid juga tetap sah dan diperbolehkan.

Dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah r.a., disebutkan bahwa para sahabat pernah mengalami hujan pada hari raya, sehingga Rasulullah SAW melaksanakan sholat bersama mereka di dalam masjid. Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim.

Sebagian ulama, termasuk dalam mazhab Imam Syafi’i, juga berpendapat bahwa jika masjid sangat luas dan mampu menampung seluruh jamaah, maka pelaksanaan sholat ied di masjid juga tidak menjadi masalah.

Dengan demikian, sholat Idul Fitri maupun Idul Adha lebih afdhal dilaksanakan di lapangan terbuka selama tidak ada halangan.

Namun jika kondisi tidak memungkinkan, maka sholat ied berjamaah di masjid tetap sah dan tetap mendapatkan pahala, karena Islam memberikan kemudahan bagi umatnya dalam beribadah.***

 Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini