Dalam tradisi pesantren, amalan ini masih diamalkan hingga kini. Santri mengenalnya sebagai amalan ringan. Namun dijalankan dengan penuh kedisiplinan.
Warisan amalan dari Imam Al-Ghazali ini terus diteruskan. Praktiknya dijaga dalam lingkup keilmuan tasawuf. Nilainya terletak pada konsistensi dan niat pelakunya.
Amalan membaca Al-Fatihah ini menjadi bagian khazanah spiritual Islam. Pengamalannya dikenal luas di berbagai kalangan. Terutama di lingkungan pencari ketenangan batin.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!