SketsaNusantara.id – Bagi umat muslim, niat bukan sekedar formalitas sebelum memulai aktivitas, melainkan ruh dari setiap amal ibadah.
Dalam konteks bulan suci, memahami doa niat puasa Ramadhan adalah langkah awal yang krusial untuk memastikan keabsahan ibadah sesuai tuntunan syariat.
Niat merupakan syarat sah puasa. Berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, segala amal bergantung pada niat.
Lebih dari sekadar susunan kata, niat berfungsi sebagai pembeda antara kebiasaan biologis dan ibadah ritual.
Tanpa niat, menahan lapar hanya akan menjadi aktivitas diet atau pengosongan perut biasa.
Mengintegrasikan doa ini ke dalam rutinitas ibadah malam membantu memastikan bahwa syarat sah puasa telah terpenuhi sebelum waktu fajar tiba.
Kesadaran untuk berniat setiap malam juga melatih kedisiplinan dan menjaga pikiran (mindfulness) selama bulan suci berlangsung.
Khusus untuk puasa wajib seperti Ramadhan, niat harus dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar.
Jika seseorang lupa berniat hingga masuk waktu subuh, maka puasanya dianggap tidak sah secara hukum fiqih mayoritas para ulama.
Baca Juga: Sambut Bulan Puasa 2026 dengan Download 10 Link Twibbon Religius dan Estetik Khas Ramadhan
Maka dari itu, makna dari niat puasa Ramadhan ini sangat besar karena memengaruhi syarat sahnya puasa.
Bagaimana bacaan doa niat puasa Ramadhan?
Berikut ini bacaan doa niat puasa Ramadhan yang tim SketsaNusantara.id kutip dari halaman mui.or.id.
“Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa i fardhi syahri romadhoona haadzihii sanati lillaahi ta’aalaa.”
Artinya: Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.
Kapan seharusnya membaca doa niat puasa Ramadhan?
Meskipun niat adalah urusan hati, melafalkannya secara lisan dianggap baik oleh sebagian ulama untuk membantu kemantapan hati.
Waktu untuk membaca doa niat puasa Ramadhan dimulai dari tenggelamnya matahari (maghrib) hingga sebelum fajar (subuh).
Beberapa ulama memperbolehkan pembacaan niat untuk satu bulan penuh di malam pertama Ramadhan sebagai langkah antisipasi jika seseorang lupa berniat.
Namun tetap disunnahkan untuk memperbarui niat setiap malamnya.
Doa niat puasa Ramadhan merupakan bentuk komitmen spiritual seorang hamba kepada Sang Pencipta.
Pastikan kamu selalu menghadirkan niat di dalam hati setiap malam agar ibadah puasa berjalan sempurna.
Dengan menanamkan niat yang ikhlas karena Allah SWT, rasa lapar dan haus yang dirasakan sepanjang hari akan bernilai pahala dan menjadi sarana penggugur dosa. Wallahu a’lam.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!