Ia menegaskan, hati yang dipenuhi sholawat akan menjadi tempat turunnya rahmat Allah. Hidup pun terasa lebih ringan, penuh berkah, dan jauh dari kegelisahan.
Pandangan ini berakar dari keyakinan bahwa semakin seseorang dekat dengan Rasulullah, maka Allah akan semakin dekat dengannya.
Melalui sholawat, seseorang bukan hanya mengingat Nabi, tetapi juga menghidupkan cinta dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Abah Guru Sekumpul memandang sholawat sebagai kunci yang membuka banyak pintu seperti pintu ketenangan, pintu rezeki, dan pintu keberkahan hidup.
Bagi beliau, rahasia hidup tenang bukanlah tentang seberapa jauh seseorang berlari dari masalah, tetapi seberapa dalam ia menanamkan cinta kepada Rasulullah dalam hatinya.
Lewat pesan ini, Abah Guru Sekumpul mengingatkan bahwa setiap kalimat sholawat membawa cahaya yang menghapus kegelapan batin.
Ketika lisan terbiasa mengucapkannya, hati pun ikut diterangi, hidup menjadi lapang, dan keberkahan hadir tanpa diminta. Dalam kesederhanaan amalan ini, tersimpan rahasia besar, yaitu ketenangan sejati hanya milik mereka yang dekat dengan Allah melalui cinta kepada Rasul-Nya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!