Baca Juga: Profil Felix Siauw Sosok Pendakwah yang Membimbing Steven Wongso Memeluk Agama Islam
Islam Mewajibkan Kejelasan dalam Investasi
Islam memperbolehkan investasi selama ada akad yang jelas, informasi yang transparan, dan pembagian risiko yang adil.
Ustadz Felix memberi contoh investasi saham yang halal jika dilakukan dengan memahami laporan keuangan dan prospek bisnis.
Sementara itu, investasi Bitcoin dinilai tidak memiliki kejelasan tersebut.
Salah satu keberatan utama dari Ustadz Felix terhadap Bitcoin adalah tidak adanya underlying asset.
Ia membandingkan dengan awal mula uang kertas yang dahulu berbasis emas, yang membuatnya memiliki nilai yang sah.
Bitcoin, sebaliknya, dinilai rentan terhadap manipulasi karena tidak didukung oleh aset riil.
Pandangan Islam terhadap Risiko Spekulatif
Meskipun tidak secara eksplisit menyatakan bahwa Bitcoin haram, Ustadz Felix menekankan bahwa investasi ini sangat dekat dengan praktik gharar dan spekulasi yang dilarang dalam Islam.
Ia menyarankan umat Islam untuk berhati-hati dan memilih jalur pengembangan harta yang sesuai prinsip syariah.
Ustadz Felix lebih memilih investasi yang memiliki manfaat sosial dan pendidikan. Ia menyampaikan bahwa dirinya lebih banyak mengalokasikan dana untuk mendukung pesantren dan dakwah melalui kanal Yuk Ngaji.
Baginya, investasi terbaik adalah yang berkontribusi pada pendidikan dan penyebaran ilmu.
Bank Syariah dan Sistem Ekonomi Ribawi
Dalam wawancara tersebut, Ustadz Felix juga menyinggung sistem perbankan syariah.