SketsaNusantara.id - Seringkali kita diajarkan untuk berbuat baik kepada orang lain. Namun, pernahkah kita bertanya apakah kita juga sudah bersikap baik pada diri sendiri?
Dalam Islam, berkasih sayang tidak hanya ditujukan untuk sesama, tetapi juga untuk diri sendiri.
Apa Itu Self-Compassion?
Dalam psikologi modern, self-compassion atau belas kasih terhadap diri sendiri adalah kemampuan untuk bersikap lembut dan pengertian saat menghadapi kegagalan, penderitaan, atau kekurangan pribadi.
Konsep ini diperkenalkan oleh Dr. Kristin Neff, seorang psikolog dari University of Texas melalui situs resminya self-compassion.org. Menurutnya, memiliki belas kasih pada diri sendiri sebenarnya tidak berbeda dengan berbelas kasih pada orang lain.
Dr. Neff membagi self-compassion ke dalam 3 elemen utama:
1. Self-kindness: Bersikap lembut pada diri sendiri, bukan menghakimi.
2. Common humanity: Menyadari bahwa penderitaan adalah bagian dari kehidupan manusia.
3. Mindfulness: Menyadari emosi dengan jernih, tanpa berlebihan atau mengabaikannya.
Baca Juga: Awas, Hal Sepele Ini tapi Bisa Menghilangkan 2 per 3 Iman! Buya Yahya: Tawadhu dengan...
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki tingkat self-compassion yang tinggi cenderung lebih sehat secara mental, lebih termotivasi, dan lebih mampu bangkit dari masa-masa sulit.
Islam dan Kasih Sayang pada Diri Sendiri
Dalam Islam, kasih sayang bukan hanya ditujukan kepada orang lain, tetapi juga untuk diri sendiri. Allah SWT telah menegaskan kemuliaan manusia dalam firman-Nya: