Diriwayatkan Imam Abu Dawud dan Imam Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda, "Puasalah di bulan Sabar (Ramadhan) dan tiga hari setelahnya, dan puasalah pada bulan-bulan mulia." (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan selainnya).
Istimewanya puasa sehari di awal bulan Muharram ternyata pahalanya dihitung setara dengan puasa selama 30 hari.
Hal ini disampaikan dalam hadits yang menyebut salah satu keutamaan puasa Muharram yang bisa menjadi pelebur dosa.
"Orang yang berpuasa pada hari Arafah maka menjadi pelebur dosa dua tahun, dan orang yang berpuasa sehari dari bulan Muharram maka baginya (pahala berlimpah), sebab puasa setiap sehari (di bulan Muharram) pahala seperti 30 hari puasa." (HR at-Thabarani dalam al-Mu’jamus Shaghir)
Selain itu, puasa pada 9 Muharram yang jatuh pada hari Jumat, 4 Jun i2025 dan puasa 11 Muharram pada hari Minggu, 11 Juni 2025 bisa menjadi pelengkap puasa Asyura pada 10 Muharram.
Baca Juga: 7 Peristiwa Penting Bersejarah pada 10 Muharram, Ada Nabi Ibrahim yang Selamat dari Api Raja Namrud
Bagi umat Muslim yang ingin melanjutkan puasa sunnah pada 10 Muharram yang jatuh pada hari Sabtu, 5 Juli 2025, maka akan mendapatkan keutamaan sebagai pelebur dosa setahun lalu.
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah, "Sungguh Rasulullah SAW bersabda dan pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab: 'Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat'." (HR Muslim)
Puasa di bulan Muharram ini tidak diwajibkan bagi setiap muslim dan ibadah ini menjadi bentuk rasa syukur menyambut tahun baru Hijriah.
Selain itu, puasa pada hari Asyura pada 9, 10 dan 11 Muharram dapat menghapus dosa-dosa di masa lalu sebagai cara introspeksi diri dengan makin mendekatkan diri kepada Allah SWT.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini