religi

Sunnah Tidur dalam Kondisi Gelap: Penjelasan Buya Yahya dan Dokter dalam Perspektif Islam serta Medis

Kamis, 8 Mei 2025 | 14:00 WIB
Ilustrasi. Tidur tanpa cahaya memiliki manfaat bagi kesehatan. (Freepik/rawpixel.com)

Baca Juga: Usia Berapa Anak Mulai Dilatih Menutup Aurat? Buya Yahya: Orang Tua Wajib Mengajari

Ada pun tentang tidur dalam kondisi gelap itu baik bagi kesehatan atau tidak, Buya Yahya menganjurkan untuk langsung bertanya pada ahli medis yang memiliki data-data penelitian tentang hal tersebut.

Salah satu dokter yang mengiyakan manfaat tidur dalam gelap bagi kesehatan adalah dr. Saddam Ismail. Menurutnya, kualitas tidur akan meningkat jika kita tidur dalam pencahayaan minimal atau lampu yang dimatikan sama sekali.

Paparan cahaya bisa jadi acuan jam biologis bagi tubuh. Cahaya mengirimkan informasi kepada otak dan bisa mengatur fungsi internal yang berjalan di dalam tubuh.

Jadi, ketika otak menerima informasi bahwa keadaan sudah gelap, otak akan menganggapnya sebagai waktu istirahat dan merangsang hormon melatonin yang berfungsi mengirim rasa kantuk ke tubuh manusia.

Jika kita terpapar cahaya terang seperti pada siang dan sore hari, hormon melatonin akan terhambat sehingga tidur kita bisa terganggu saat malam hari.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa ada juga orang yang bisa tidur dalam keadaan terang. Hanya saja, tubuh akan bingung dengan waktu sesungguhnya sehingga tidak dapat memproduksi hormon kantuk dengan maksimal.

Beberapa tips dari dokter untuk membiasakan diri tidur dalam kondisi gelap yaitu menutup jendela yang terang, menyalakan lampu tidur saja jika tidak sanggup berada dalam kegelapan total, lalu jangan nyalakan lampu jika terbangun saat tengah malam. ***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini