7. Ramadhan adalah masa pelatihan untuk menjauhkan anggota tubuh dari maksiat, seperti menjaga lisan, pandangan, dan pendengaran.
8. Tantangan utama adalah mempertahankan kebiasaan baik dari Ramadhan agar tidak hanya bersifat musiman.
Baca Juga: Kultum 2025: Dizalimi di Bulan Ramadhan? Begini Cara Tetap Kuat dan Tidak Patah Semangat
9. Mulai dari menjaga satu aspek, misalnya lisan, lalu lanjut ke mata, tangan, dan seterusnya hingga seluruh tubuh taat kepada Allah.
10. Konsisten dalam ibadah dan menjauhi larangan Allah merupakan esensi dari takwa yang harus dijaga sepanjang waktu.
11. QS. Fussilat: 30 menegaskan bahwa mereka yang istiqomah dalam keimanan akan mendapat ketenangan dan kabar gembira dari malaikat.
Baca Juga: Teks Kultum 2025: Ramadhan Tanpa Scroll! Puasa Media Sosial, Berani Coba?
12. Seorang mukmin sejati akan terus taat kepada Allah, bukan hanya di bulan Ramadhan tetapi sepanjang tahun.
13. Ramadhan harus menjadi momentum untuk berkomitmen memperbaiki diri dan menghindari maksiat secara bertahap.
14. Setiap anggota tubuh harus dilatih untuk tidak melakukan dosa agar kebiasaan baik terus terbentuk.
15. Hadis Nabi SAW menyebutkan bahwa amal yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara terus-menerus, meskipun sedikit.
16. Ibadah yang dilakukan dengan totalitas lebih bernilai dibanding banyaknya jumlah ibadah yang tidak berkesinambungan.
17. Perbuatan baik yang dilakukan terus-menerus akan menjadi kebiasaan, bahkan terasa aneh jika ditinggalkan.
18. Bulan ini adalah kesempatan emas untuk memulai kebiasaan baik yang bisa berlanjut sepanjang tahun.
19. Jika terus dilatih, kebiasaan baik dari Ramadhan bisa tetap terjaga hingga akhir hayat.