Umat Islam bebas memilih apakah akan melaksanakannya secara berturut-turut atau terpisah.
Misalnya, jika memulai puasa Syawal mulai 2 Syawal atau tanggal 1 April 2025, maka puasa bisa dilakukan berturut-turut selama 6 hari hingga 7 Syawal atau 6 April 2025.
Atau juga bisa memilih hari-hari tertentu, seperti melaksanakan puasa Senin-Kamis atau puasa Ayyamul Bidh (13, 14, 15 Syawal, yang jatuh pada tanggal 12-14 April 2025 dan ditambah 3 hari di tanggal lainnya).
Perlu diketahui, bagi umat muslim yang punya hutang puasa di bulan Ramadhan, hendaknya mendahukukan untuk qadha atau membayar hutang puasanya sebelum menjalankan puasa Syawal.
Namun, sebagian ulama seperti Imam Nawawi membolehkan puasa Syawal terlebih dahulu, terutama jika utang puasa banyak, asalkan ada niat menyelesaikan qadha setelahnya.
Itulah beberapa tata cara pelaksanaan dan keutamaan puasa Syawal. Melaksanakan puasa sunnah di bulan Syawal lebih utama seperti yang diajarkan Rasulullah SAW.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini