Minggu, 19 Juli 2026

152 Juta Jiwa di 2025, Menag Imbau Masjid Jadi Posko Mudik Lebaran

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 27 Maret 2025 | 12:17 WIB
Ilustrasi, mudik Lebaran 2025, Menang keluarkan surat edaran masjid jadi posko. (Unsplash.com/Abdul Ridwan)
Ilustrasi, mudik Lebaran 2025, Menang keluarkan surat edaran masjid jadi posko. (Unsplash.com/Abdul Ridwan)

SketsaNusantara.id - Mudik adalah tradisi tahunan yang selalu dinantikan, tetapi juga penuh tantangan.

Jutaan pemudik menempuh perjalanan panjang demi bertemu keluarga di kampung halaman.

Keletihan di perjalanan sering kali menjadi masalah serius, bahkan berisiko menyebabkan kecelakaan.

Baca Juga: Pelabuhan Gilimanuk Ditutup Tanggal Berapa? Cek Jadwal Penyeberangan Bali-Banyuwangi Jelang Nyepi dan Mudik Lebaran 2025

Untuk mengatasi hal ini, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengeluarkan kebijakan baru, yakni menjadikan masjid dan musala sebagai posko istirahat bagi para pemudik.

Dengan adanya fasilitas ini, pemudik bisa beristirahat dengan lebih nyaman tanpa harus mengandalkan rest area yang sering penuh sesak.

Dikutip dari situs Kemenag.go.id, Menag menegaskan bahwa kebijakan ini sudah dituangkan dalam surat edaran resmi dari Kementerian Agama.

Baca Juga: Gak Bakal Ditilang? Intip 8 Tips Mudik Aman untuk Para Pengendara Sepeda Motor, Ciptakan Nuansa Nyaman Jelang Idul Fitri di Perjalanan

Artinya, masjid di sepanjang jalur mudik akan dibuka bagi musafir yang membutuhkan tempat istirahat.

“Masjid dan musala ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai posko istirahat yang menyediakan fasilitas dasar bagi pemudik,” ujar Menag, Rabu 26 Maret 2025.

Kebijakan ini menjadi sangat relevan mengingat jumlah pemudik tahun ini diprediksi mencapai 152 juta orang.

Baca Juga: Mudik Naik Bus Takut Bawa Bayi? Tenang, Bunda Bisa Lakukan Beberapa Langkah Ini, Dijamin Bayi Tenang Sampai Kampung Halaman

Jika semuanya bergantung pada rest area konvensional, tentu fasilitas yang tersedia akan kewalahan menampung lonjakan pengunjung.

Menag menjelaskan bahwa dengan adanya masjid sebagai titik peristirahatan, pemudik dapat beristirahat, menghilangkan rasa kantuk, dan menghindari kelelahan. Ini penting untuk mencegah kecelakaan akibat kurangnya konsentrasi selama perjalanan jauh.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: kemenag.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X