religi

Puasa Syawal Baiknya Dilakukan 6 Hari Berturut-turut atau Terpisah? Buya Yahya Ingatkan Hal Penting Ini Setelah Idul Fitri

Senin, 31 Maret 2025 | 18:00 WIB
Potret Buya Yahya yang berikan penjelasan soal puasa sunnah di bulan Syawal. (Buyayahya.com)

Seperti yang disampaikan Buya Yahya, bahwa tanggal 1 Syawal diharamkan untuk berpuasa, termasuk puasa sunnah.

Baca Juga: Keutamaan Sholat Tarawih di 10 Malam Terakhir Ramadhan, Ada Fadhilah Ini di Tiap Malam 21-30 Bulan Puasa

"Anda memulai tanggal 2, 3, 4, dan seterusnya," ujarnya.

Muncul pertanyaan yang mungkin menjadi soal dari sejumlah masyarakat muslim lainnya tentang puasa Syawal.

Puasa Syawal baiknya dilakukan 6 hari berturut-turut atau terpisah? Begini penjelasan Buya.

Baca Juga: Resmi Berlayar? Momen Fuji Berbuka Puasa Bersama Keluarga Verrell Bramasta Curi Perhatian, Interaksi Dengan Venna Melinda Jadi Sorotan!

"Tidak harus langsung (berurutan), yang penting kita ambil 6 hari di bulan Syawal," ungkapnya.

Jika tidak bisa menjalankan puasa Syawal secara berututan di awal bulan atau usai Idul Fitri, tidak dipermasalahkan.

"Memang keutamaan agar kita seiring dengan sabda Nabi, memang yang bagus bisa mengikuti beriringan langsung (6 hari) setelah tanggal 1," ungkap Buya Yahya.

Baca Juga: Kompaknya Inara Rusli dan Virgoun di Acara Buka Puasa Bareng Anak-Anak, Netizen Ramai-Ramai Sentil Baim Wong

Tetapi, tidak dipermasalhkan untuk hal ini sebab nilainya adalah sunnah dan bisa dilakukan di hari terpisah asalkan masih dalam bulan Syawal.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini