SketsaNusantara.id - Umat muslim merayakan Hari Kemenangan yaitu Idul Fitri setelah menjalankan puasa Ramadhan.
Puasa Ramadhan merupakan ibadah wajib yang tertuang dan diperintahkan langsung oleh SWT berdasarkan Al Quran.
Menukil Surat Al Baqarah ayat 183, seluruh umat Islam diwajibkan berpuasa terutama yang sudah memenuhi syawat wajib puasa.
Pahala yang berlimpah dijanjikan Allah SWT bagi hamba yang taat menjalankan ibadah dan syariatnya.
Terdapat anjuran untuk melanjutkan rangkaian puasa Ramadhan dengan puasa sunnah di bulan Syawal.
Sebagian ulama di tanah air, termasuk Buya Yahya menyerukan untuk melaksanakan puasa sunnah bulan Syawal yang memiliki pahala luar biasa.
Baca Juga: Teks Kultum Ramadhan 2025: Rahasia agar Ibadah Puasa Sempurna dan Diterima Allah SWT
Walaupun bernilai sunnah, puasa Syawal menjadi istimewa karena pahala kebaikan yang dijanjikan juga spesial.
"Barang siapa yang puasa Ramadhan didikutkan 6 hari puasa Syawal, seperti orang puasa sepanjang masa," ujar Buya Yahya, dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube Al-Bahjah TV, 9 April 2019.
Buya Yahya memberikan gambaran tentang bagaimana pahala yang diperoleh oleh umat muslim yang berpuasa 6 hari di bulan Syawal.
Pahala kebaikan yang diperoleh tidak main-main yaitu sama halnya atau diganjar seperti puasa selama setahun penuh.
Waktu yang ditentukan untuk menjalankan puasa sunnah di bulan Syawal yaitu setelah tanggal 1 Syawal atau setelah awal Idul Fitri.