religi

Menghina Makanan hingga Menyebutnya Tidak Enak, Bolehkah dalam Islam? Buya Yahya: Mencela Makanan Adalah Tanda Orang...

Senin, 10 Maret 2025 | 05:30 WIB
Ilustrasi hukum menghina makanan dalam Islam menurut Buya Yahya (Freepik)

Buya Yahya juga menjelaskan, sikap suka mencela makanan merupakan tanda seseorang yang tidak pernah bersyukur.

“Mencela makanan adalah tanda orang yang tidak pernah bersyukur kepada Allah SWT,” imbuhnya.

Baca Juga: Sholat Tarawih dan Ba'diyah Isya, Mana yang Lebih Utama? Buya Yahya Beri 1 Poin Penting Sempurnakan Ibadah Bulan Ramadhan

Buya pun menghimbau untuk senantiasa menyanjung makanan sebagai bentuk rasa syukur kepada nikmat dan karunia yang Allah berikan.

“Jangan sampai dengan apa yang Allah berikan, makanan adalah kaurnia, jangan kita menghina karunia Allah,” tegasnya.

Menghina makanan juga terrmasuk mencela dan merendahkan karunia Allah yang dapat mengundang murka-Nya.

Baca Juga: Meninggalkan Sholat Ba'diyah Isyak dan Mendahulukan Sholat Tarawih, Lebih Besar Mana Pahalanya? Begini Penjelasan Buya Yahya

Begitu juga dengan Nabi Muhammad SAW yang dalam hadist riwayat Abu Hurairah, tidak pernah mencaci makanan sama sekali.

“Rasullah SAW mengajarkan, nggak cocok ya diam, jangan dimakan,” pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Tags

Terkini