Sikap menilai ibadah orang lain dengan standar pribadi sering kali justru mencerminkan kurangnya empati.
Tidak semua orang memiliki kemewahan waktu untuk beribadah dengan tenang di masjid. Sebagian harus berjuang agar dapurnya tetap mengepul.
Ibadah bukan hanya soal berada di masjid, tapi juga bagaimana kita menjalankan kewajiban dengan penuh tanggung jawab. Tarawih adalah amalan yang sangat dianjurkan, tapi mencari nafkah untuk keluarga adalah keharusan.
Jadi, sebelum mengomentari orang yang tak tarawih di masjid, coba pikir ulang: apakah kita benar-benar memahami kondisi mereka? Sebab, dalam Islam, yang terpenting bukan hanya ritual, tapi juga hati yang penuh pengertian dan empati terhadap sesama.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!