SketsaNusantara.id - Bulan Ramadhan menjadi salah satu ujian bagi para pekerja berat di luar sana.
Bekerja yang diniatkan ibadah kepada Allah dan karena-Nya akan diberikan kemudahan dalam perjalanannya.
Salah satu ulama tanah air, Buya Yahya memberikan sebuah ilmu dna kajian tentang seorang pekerja berat saat menjalani puasa Ramadhan.
Baca Juga: 2 Doa Rasulullah SAW saat Hujan Deras agar Tidak Banjir, Amalkan supaya Selamat dari Cuaca Ekstrem
Mungkin menjadi pertanyaan sebagian orang tentang pekerjana berat yang dilakukan di siang hari saat Ramadhan.
Bolehkah pekerja berat berniat tidak puasa saat di bulan Ramadhan?
Buya Yahya bercerita ada seorang tukang becak yang usianya lanjut sedang mengayuh becak.
Baca Juga: Amalan Rumah Tangga Bahagia, Nasihat Mbah Moen agar Suami Lebih Sabar dan Bersyukur
Mengayuh becak di waktu siang hari terik di bulan Ramadhan dengan penumpang yang dibawanya, termasuk pekerjaan berat.
Membutuhkan tenaga ekstra bagi pengayuh becak tersebut untuk mengantar penumpang sampai ke tujuan.
Saat diketahui sang tukang becak tak kuat mengayuh, ternyata didapati pria tersebut tidak dalam kondisi berpuasa.
Alasannya tidak kuat, sehingga membatalkan puasnya sejak dari pagi atau berniat tidak puasa.
"Itu tidak boleh membatalkan dari pagi, hukumnya haram," ujar Buya Yahya, dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube Buya Yahya, 20 Februari 2025.