Kamis, 2 Juli 2026

Bukan karena Kulitnya, Warna Hitam pada Karakter Wayang Punya Makna Islami yang Kuat

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 24 Juli 2024 | 11:00 WIB
Arti warna hitam pada karakter wayang kulit. (Kolase tangkap layar Youtube Ari Poncowolo)
Arti warna hitam pada karakter wayang kulit. (Kolase tangkap layar Youtube Ari Poncowolo)

SketsaNusantara.id - Pernah memperhatikan kenapa ada beberapa karakter wayang kulit yang digambarkan berwarna hitam?

Contoh paling mencolok adalah para punakawan yaitu Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong.

Mungkin saja ada yang beralasan karena mereka adalah para pelayan/hamba dari para ksatria, sehingga kulitnya digambarkan gelap atau hitam.

Baca Juga: Desa Wayang Kulit di Jawa Tengah, Ada Ciri Khas dari Kulit yang Digunakan

Pendapat tersebut tentu saja tidak tepat. Sebabnya, lihat saja pada beberapa karakter jagoan dan suci seperti Prabu Kresna atau Arjuna.

Ya, dua karakter tersebut digambarkan berwarna hitam. Sosok Arjuna yang kerap disebut sebagai wayang tertampan justru dilukis dengan wajah bertinta hitam.

Sedangkan Prabu Kresa yang populer sebagai titisan Dewa Wisnu keseluruhan kulit tubuhnya berwarna hitam.

Baca Juga: Kenapa Mata Wayang Kulit seperti Arjuna Bentuknya Sipit? Ada Ajaran Islam yang Sangat Kuat terkait Hawa Nafsu

Sampai-sampai ia sering diledek Brotoseno dengan panggilan "Jaliteng" yang merujuk pada jangkri berwarna hitam.

Lalu, apa sebenarnya makna dari warna hitam dari karakter-karakter tadi?

"Hitam sudah menep (mengendap, red), bijaksana, ujar Ustadz Salim A. Fillah, dikutip SketsaNusantara.id dari video YouTube Salim A. Fillah, yang diunggah 6 November 2020.

Baca Juga: 7 Hal yang Membuat Wayang Kulit Jadi Puncak Budaya Jawa Adiluhung, Bukan Sekadar Seni Pertunjukan

Maksudnya, warna hitam pada karakter-karakter tersebut menggambarkan kebijaksanaan mendalam.

Makna tersebut sangat menjelaskan kenapa para punakawan digambarkan berwarna hitam karena sesuai ajaran dakwah lewat wayang kulit oleh Sunan Kalijaga, Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong merupakan simbol-simbol substantif dari ajaran Islam.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube Salim A. Fillah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X