SketsaNusantara.id - Dalam dunia pewayangan, Puntadewa merupakan sosok tertua di Pandawa Lima. Ketika Sunan Kalijaga menggunakan wayang kulit sebagai media dakwah, nama Puntadewa mengalami perubahan menjadi Yudhistira.
Penyematan identitas baru itu memiliki makna yang sarat dengan ajaran Islam yang disampaikan kepada masyarakat Jawa di masa Wali Songo.
Nama Puntadewa bermakna "tuanku adalah dewa". Oleh Sunan Kalijaga, nama Yudhistira disematkan kepadanya yang merupakan kependekan dari "Rahayu Adhi Esti Nira".
Rahayu berarti "keselamatan dan kesejahteraan". Adhi berarti "kebaikan", Esti Nira berarti "tujuannya". Kesimpulannya, Yudhistira berarti tujuan yang menuju kebaikan, keselamatan, dan kesejahteraan, yakni Islam.
Selain itu, Sunan Kalijaga juga menyematkan nama baru yaitu Raden Samiaji. Nama tersebut bermakna bahwa setiap orang yang masuk Islam memiliki hak dan kedudukan sama.
Nama Samiaji menjadi sebuah isyarat bahwa Islam di dalam tokoh Puntadewa mengajarkan prinsip semua manusia sejajar dan menghapuskan pembagian kasta.
Dalam versi wayang kulit Nusantara, Puntadewa beristrikan Dewi Drupadi. Berbeda dari versi aslinya yang menyebutkan bahwa Drupadi melakukan poliandri alias memiliki 5 suami, yakni kelima Pandawa bersaudara.
Penggambaran tersebut merupakan bukti dari ajaran Islam yang menerjemahkan secara konkrit tentang tidak adanya poliandri dalam Islam.
Puntadewa juga digambarkan Sunan Kalijaga sebagai simbol dari Rukun Islam yang pertama, yakni syahadat, karena memiliki pusaka bernama Jamus Kalimasada. Pusaka tersebut adalah simbol dari kalimat syahadat.
"Siapapun yang telah mengucapkan kalimat syahadat, diharapkan sifat-sifatnya seperti Yudhistira," kata Ustadz Faizar, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Muhammad Faizar yang diunggah 20 November 2021.
Yudhistira memang memiliki karakteristik yang sangat istimewa. Ia merupakan tokoh yang sangat penyabar, pemaaf, berhati lapang, dan sangat susah untuk marah.
Artikel Terkait
Cara Unik Sunan Kalijaga Berdakwah dengan Wayang dari Majapahit hingga Pajajaran, Penonton Disuruh...
Revolusi Wayang: Ide Jenius Sunan Kalijaga hingga Islam Menyebar Luas di Jawa, Dulu Hiburan Kaum Bangsawan
Sunan Kalijaga Sukses Syiarkan Islam di Jawa Lewat Tokoh Punakawan, Mau Nanggap Wayang Cukup Bayar Dua Kalimat Syahadat
Jamus Kalimosodo Senjata Ampuh Puntadewa, Warisan Dakwah Sunan Kalijaga di Wayang Kulit, Jimat Paling Ampuh untuk Manusia
Makna Gunungan atau Kayon dalam Wayang Kulit, Bentuknya seperti Masjid dan jika Dibalik Berwujud...