Kamis, 4 Juni 2026

Dzikir Sebelum Tidur hingga Waktu Zuhur Ini Disebut Punya Fadhilah Besar, Inilah Penjelasan Al Habib Umar bin Hafidz

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 20 November 2025 | 05:00 WIB
Amalan dari Habib Umar. (Instagram/habibomarcom)
Amalan dari Habib Umar. (Instagram/habibomarcom)

SketsaNusantara.id - Dzikir menjadi salah satu amalan yang terus dijaga oleh banyak umat muslim dalam kehidupan sehari-hari.

Amalan ini dilakukan untuk menguatkan ingatan kepada Allah, sekaligus menenangkan hati dalam berbagai keadaan. Banyak ulama menjelaskan pentingnya dzikir sebagai bagian dari rutinitas yang tidak boleh ditinggalkan.

Dalam praktiknya, dzikir dilakukan pada waktu-waktu tertentu yang memiliki nilai khusus.

Baca Juga: Rahasia Amalan Sujud Terakhir: Bacaan 7 Kali yang Diajarkan Abah Guru Sekumpul dan Dipercaya Membawa Cahaya Petunjuk

Sebagian waktu dianjurkan karena memiliki kaitan dengan pergantian keadaan, seperti sebelum tidur atau setelah salat. Ada pula amalan yang dilakukan pada waktu siang ketika aktivitas mulai meningkat, agar hati tetap terjaga dari berbagai godaan.

Salah satu tuntunan tentang dzikir harian disampaikan oleh Al Habib Umar bin Hafidz. Beliau memberikan penjelasan mengenai beberapa rangkaian dzikir yang dapat dilakukan pada berbagai waktu.

Dilansir dari unggahan akun Instagram @juminah7345, dzikir tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan jiwa dan menenangkan hati dari kegelisahan yang bisa muncul dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Doa Singkat 100 Kali Sebelum Tidur Ini Disebut Bisa Mempertemukan Kita dengan Rasulullah Menurut Amalan Abah Guru Sekumpul

Dzikir pertama dilakukan sebelum tidur dan setelah salat. Amalan ini berupa bacaan Subhanallah sebanyak 33 kali, Alhamdulillah sebanyak 33 kali, dan Allahuakbar sebanyak 34 kali. Dzikir ini banyak diamalkan karena dianggap mampu menenangkan tubuh sebelum istirahat dan menjaga pikiran setelah melaksanakan ibadah.

Dzikir berikutnya dilakukan sebelum atau setelah salat Subuh. Amalan ini terdiri dari bacaan Subhanallah wabihamdihi, subhanallah hil’adzim, dan astaghfirullah. Dzikir ini dilakukan pada waktu pagi yang menjadi permulaan aktivitas. Banyak umat muslim meyakini bahwa memulai hari dengan dzikir dapat menjaga ketenangan selama menjalani kegiatan.

Dzikir ketiga dilakukan pada waktu Zuhur. Dzikir ini berisi bacaan Laaillaaha ilallah almalikul haqqul mubiin. Waktu siang dianggap sebagai momen penting karena seseorang berada pada puncak aktivitas. Dzikir di waktu tersebut dilakukan agar hati tetap terarah dan tidak mudah terpengaruh oleh hal yang dapat mengganggu ketenangan.

Al Habib Umar bin Hafidz menjelaskan fadhilah amalan ini dalam penjelasannya. Beliau menyampaikan bahwa dzikir tersebut memiliki beberapa manfaat besar bagi siapa pun yang menjaganya.

Dalam kalimat beliau disebutkan bahwa dzikir ini dapat “menerangi hati dan membersihkan jiwa, menolak segala keburukan, mengangkat derajat yang tinggi, serta dapat tersambung dengan ahli dzikir Yang dihadirkan.” Uraian tersebut menjadi dasar pentingnya menjaga dzikir sebagai bagian kehidupan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @juminah7345

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X