SketsaNusantara.id - Dzikir menjadi salah satu amalan yang terus dijaga oleh banyak umat muslim dalam kehidupan sehari-hari.
Amalan ini dilakukan untuk menguatkan ingatan kepada Allah, sekaligus menenangkan hati dalam berbagai keadaan. Banyak ulama menjelaskan pentingnya dzikir sebagai bagian dari rutinitas yang tidak boleh ditinggalkan.
Dalam praktiknya, dzikir dilakukan pada waktu-waktu tertentu yang memiliki nilai khusus.
Sebagian waktu dianjurkan karena memiliki kaitan dengan pergantian keadaan, seperti sebelum tidur atau setelah salat. Ada pula amalan yang dilakukan pada waktu siang ketika aktivitas mulai meningkat, agar hati tetap terjaga dari berbagai godaan.
Salah satu tuntunan tentang dzikir harian disampaikan oleh Al Habib Umar bin Hafidz. Beliau memberikan penjelasan mengenai beberapa rangkaian dzikir yang dapat dilakukan pada berbagai waktu.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @juminah7345, dzikir tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan jiwa dan menenangkan hati dari kegelisahan yang bisa muncul dalam aktivitas sehari-hari.
Dzikir pertama dilakukan sebelum tidur dan setelah salat. Amalan ini berupa bacaan Subhanallah sebanyak 33 kali, Alhamdulillah sebanyak 33 kali, dan Allahuakbar sebanyak 34 kali. Dzikir ini banyak diamalkan karena dianggap mampu menenangkan tubuh sebelum istirahat dan menjaga pikiran setelah melaksanakan ibadah.
Dzikir berikutnya dilakukan sebelum atau setelah salat Subuh. Amalan ini terdiri dari bacaan Subhanallah wabihamdihi, subhanallah hil’adzim, dan astaghfirullah. Dzikir ini dilakukan pada waktu pagi yang menjadi permulaan aktivitas. Banyak umat muslim meyakini bahwa memulai hari dengan dzikir dapat menjaga ketenangan selama menjalani kegiatan.
Dzikir ketiga dilakukan pada waktu Zuhur. Dzikir ini berisi bacaan Laaillaaha ilallah almalikul haqqul mubiin. Waktu siang dianggap sebagai momen penting karena seseorang berada pada puncak aktivitas. Dzikir di waktu tersebut dilakukan agar hati tetap terarah dan tidak mudah terpengaruh oleh hal yang dapat mengganggu ketenangan.
Al Habib Umar bin Hafidz menjelaskan fadhilah amalan ini dalam penjelasannya. Beliau menyampaikan bahwa dzikir tersebut memiliki beberapa manfaat besar bagi siapa pun yang menjaganya.
Dalam kalimat beliau disebutkan bahwa dzikir ini dapat “menerangi hati dan membersihkan jiwa, menolak segala keburukan, mengangkat derajat yang tinggi, serta dapat tersambung dengan ahli dzikir Yang dihadirkan.” Uraian tersebut menjadi dasar pentingnya menjaga dzikir sebagai bagian kehidupan.
Artikel Terkait
Amalan Ampuh untuk Semua Pengangguran, Bacaan Surat agar Rezeki Lancar dan Utang Lunas
2 Amalan Doa Pendek agar Cepat Ketemu Jodoh dan Melancarkan Rezeki, Bacalah Setiap Malam
Amalan Abah Guru Sekumpul yang Dibaca Setiap Subuh dan Sore, Dikenal Ampuh Ampuni Dosa dan Dekatkan ke Nabi Muhammad
Bikin Kagum! Maia Estianty Sebut Lakukan Amalan Ini Saat Harus Pisah dengan Ketiga Putranya di Masa Lalu Pasca Perceraiannya
Amalan Malam Jumat dari Habib Muhammad bin Farid: Sholawat yang Menghadirkan Rasulullah di Alam Kubur