SketsaNusantara.id – Nama Sunan Bonang lekat dengan kisah dakwah Islam di tanah Jawa. Lahir di Rembang pada tahun 1465 dengan nama Raden Maulana Makhdum Ibrahim, beliau merupakan putra dari Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila.
Seperti ayahnya, Sunan Bonang mendedikasikan hidup untuk menyebarkan ajaran Islam, khususnya di wilayah pesisir utara Jawa seperti Rembang, Lasem, dan Tuban.
Di balik dakwahnya, sejarah juga mencatat kisah-kisah kesaktian yang hingga kini masih dipercaya masyarakat. Kesaktian itu bukan sekedar legenda, melainkan simbol dari kebijaksanaan, keberanian, sekaligus karomah yang membuat banyak orang akhirnya memeluk Islam.
Dilansir SketsaNusantara.id dari YouTube Ensiklopedia Islam, inilah beberapa kesaktian Sunan Bonang yang paling legendaris dan diingat masyarakat.
1. Kolang-Kaling Menjadi Emas
Salah satu kisah paling terkenal adalah pertemuan Sunan Bonang dengan perampok bernama Lokajaya atau Raden Mas Said.
Saat menghadang perjalanan Sunan Bonang, Lokajaya terpikat pada tongkat sang wali yang dianggapnya terbuat dari emas. Namun Sunan Bonang justru menunjukkan keajaiban lain dengan mengubah buah kolang-kaling menjadi emas. Bukannya mengambil emas itu, Lokajaya justru tersentuh oleh kesaktian dan kebijaksanaan sang wali. Ia kemudian memohon untuk berguru dan kelak dikenal sebagai Sunan Kalijaga, salah satu anggota Wali Songo yang paling masyhur.
2. Mengalihkan Sungai Brantas
Kesaktian lain yang tak kalah menarik adalah ketika Sunan Bonang menghadapi penolakan masyarakat di sekitar aliran Sungai Brantas. Penolakan dakwah itu membuatnya mengambil langkah tak biasa. Ia memindahkan aliran sungai agar tidak lagi melewati wilayah yang menolak ajarannya. Akibatnya, daerah tersebut mengalami kekeringan.
Peristiwa itu menggugah kesadaran warga setempat hingga akhirnya menerima Islam sebagai ajaran yang membawa berkah. Kisah ini menunjukkan bahwa kesaktian Sunan Bonang bukan sekadar keajaiban, tetapi juga sarana untuk membuka hati umat.
3. Anak Ayam Mengalahkan Ayam Jago
Kisah lain datang dari sebuah tantangan adu ayam. Dalam perjanjian, pihak yang kalah harus mengikuti keyakinan pihak pemenang. Sunan Bonang mengutus seorang murid bernama Mujil dengan membawa seekor anak ayam kecil. Melalui tiupan Mujil, ayam itu tiba-tiba membesar hingga lebih kuat daripada ayam jago lawan. Hasilnya, ayam kecil yang diremehkan itu keluar sebagai pemenang.
Artikel Terkait
Tirakat Sepertiga Malam, Inilah Rahasia 5 Amalan Wali Songo yang Menggetarkan Langit
Kultum Ramadhan 2025: Rahasia Wali Songo yang Jarang Diketahui, Ada Beragam Kisah Dakwah Unik Mengubah Nusantara
Bangun Tidur Jangan Cuma Rebahan! Coba Doa dan Amalan Pagi dari Wali Songo
4 Cara Unik Wali Songo Mengajarkan Puasa Ramadhan ke Masyarakat Nusantara
Puasa dan Wali Songo: Rahasia Kuno yang Membentuk Masyarakat Jawa hingga Zaman Sekarang
4 Wisata Religi di Surabaya untuk Liburan Bersama Keluarga di Hari Raya Idul Fitri, Ada Ziarah Wali Songo hingga Masjid Cheng Hoo