SketsaNusantara.id - Dandhy Laksono ikut menyoroti sederet Staf Khusus (Stafsus) pemerintah setelah Deddy Corbuzier dilantik jadi stafsus Menteri Pertahanan.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebelumnya mengumumkan bahwa Deddy Corbuzier telah dilantik jadi Staf Khusus di Bidang Komunikasi Sosial dan Publik pada hari Selasa, 11 Februari 2025.
Pelantikan itu seketika jadi sorotan publik. Kenaikan jabatan Deddy Corbuzier yang sebelumnya sebagai duta Komponen Cadangan (Komcad) kini menjadi Stafsus Menhan pun ramai jadi gunjingan netizen.
Nama Deddy Corbuzier seketika jadi trending topic di media sosial X (dulu twitter) yang ikut membuat Dandhy Laksono ikut bersuara.
Melalui akun X miliknya, jurnalis investigasi yang menelurkan banyak film dokumenter memberikan sindiran sarkas menyoroti sederet stafsus pemerintah usai ketambahan Deddy Corbuzier.
Pria berusia 48 tahun itu menyoroti sederet nama termasuk Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan dan Dedek Prayudi, salah satu juru bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan yang akrab disapa Uki.
Ia juga menyoroti pelantikan Rudi Valinka atau Rudi Sutanto atau yang akrab disapa Kurawa yang ssebelumnya dilantik jadi Staf Khusus Menteri Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital di Kementerian Digital dan Komunikasi (Komdigi) bulan Januari lalu.
Dalam cuitannya, Dandhy Laksono mengkritik tajam pelantikan sederet stafsus dan jubir kepresidenan yang disebutnya bakal "berisik" layaknya "sound horeg".
"Komunikasi pemerintah sekarang ditangani (Hasan) Nasbi, Kurawa (Rudi Valinka), Uki (Dedek Prayudi), dan sekarang ketambahan (Deddy) Corbuzier," tulisnya dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @Dandhy_Laksono yang diunggah hari Selasa, 11 Februari 2025.
Tak tanggung-tanggung, Dandhy Laksono juga menyebut negara menuju "kehancuran" dengan mengangkat stafsus dan jubir yang tak menjelaskan substansi atau inti permasalahan tetapi hanya sekedar "volume".
"Level percakapan publik dipancing ke situasi "race to the bottom" (berlomba-lomba menuju ke bawah/kehancuran)," imbuh Dandhy.