SketsaNusantara.id - Sekumpulan masyarakat Madura di Yogyakarta yang tergabung dalam Forum Keluarga Madura Yogyakarta merilis surat berisi keresahan atas aksi pemalakan hingga penganiayaan yang dilakukan oleh masyarakat Papua di Yogyakarta.
Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari akun Instagram @scaryjournal, keresahan masyarakat Madura di Yogyakarta itu timbul lantaran oknum Papua di Yogyakarta yang diduga melakukan aksi premanisme.
Diantaranya yaitu merusak, mengambil barang tanpa membayar, hingga melakukan pemukulan terhadap pemilik toko kelontong.
Baca Juga: Honor Tahun 2025 Tidak Cair, Puluhan Pegawai Non-ASN Datangi Kantor DPRD Jember
Tindakan premanisme yang diduga dilakukan oleh oknum Papua di Yogyakarta ini disebutkan bahwa telah terjadi puluhan kali.
Surat yang ditandatangani oleh Ketua Forum Keluarga Madura Yogyakarta RB Jugil Adiningrat dan Sekretaris M. Fahri Hasyim ini juga menyebut bahwa pihaknya meminta solusi atau jalan keluar serta jaminan dari Ketua tokoh Etnis Papua Yogyakarta agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Namun jika pihak Ketua tokoh Etnis Papua Yogyakarta tidak dapat memberikan garansi atas tindakan premanisme tersebut, pihak Forum Keluarga Madura Yogyakarta tak segan akan menantang adu kekuatan fisik menggunakan senjata tajam atau yang biasa disebut dengan Carok.
"Silahkan saudara tentukan tempat jam dan tanggalnya kami akan ikut ketentuan dari saudara,” tulisnya.
Kendati demikian, Forum Keluarga Madura Yogyakarta masih berharap adanya solusi terbaik atas permasalahan ini.
"Kami masyarakat MADURA yang ada di Yogyakarta sangat menjunjung Bhinneka Tunggal Ika di tanah Yogyakarta yang kita cintai ini,"
"Kami menunggu respon dan itikad baik saudara untuk menyikapi surat ini," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini