SketsaNusantara.id - Renovasi alun-alun Jember telah selesai dilaksanakan pada 2024 lalu, namun masih menyisakan banyak persoalan salah satunya belum dibangunnya taman bermain anak.
Taman bermain anak ini menjadi sorotan dari Pengurus Cabang Kopri PMII Jember, yang meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Jember agar segera membangun play ground tersebut.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember Hanan Kukuh Ratmono mengatakan, ada beberapa catatan yang perlu menjadi atensi setelah renovasi alun-alun Jember.
“Memang kita setelah melakukan pembahasan APBD 2025 lalu, ada beberapa masukan terkait dengan kurangnya fasilitas umum,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Jumat 31 Januari 2025.
Fasilitas umum yang menjadi masukan utama menurut Hanan, terkait fasilitas umum untuk anak yakni taman bermain. Pasalnya, sebelum renovasi ada ruang bermain anak dan saat ini dihilangkan.
“Kita melihat sebelum alun-alun itu direnovasi masih ada taman bermain anak, tapi kalau sekarang belum dibangun,” imbuhnya.
Hanan menyampaikan, setelah mendapatkan informasi dari Komisi A bersama dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, yang menangani renovasi alun-alun sudah mendapatkan beberapa masukan.
“Ada beberapa masukan terkait MCK yang sudah ada kerusakan, dan ditutup saat malam hari. Kemudian juga terkait saluran air yang membuat genangan serta pembangunan taman bermain anak,” terangnya.
Kondisi tersebut menurutnya, harus dilakukan perencanaan dengan baik terkait pembangunan fasilitas untuk anak-anak tersebut.
Baca Juga: Komisi B DPRD Jember Minta Disperindag Copot Logo Toko Berjaringan di Desa Lojejer
“Maka, kami Fraksi Gerindra juga fokus untuk memperjuangkan pembangunan fasilitas umum untuk anak tersebut, di tahun 2025 ini,” pungkasnya.
Ia menambahkan, anggaran yang sudah disiapkan di APBD 2025 untuk membangun sarana bermain anak dan juga mempersiapkan perbaikan fasilitas yang sudah rusak.