news

Jelang Pelantikan Pemerintahan Baru, Bupati Jember Hendy Siswanto Sudah Kosongkan Pendopo: Barang Kami Sudah Dipindah

Kamis, 30 Januari 2025 | 11:51 WIB
Hendy Siswanto saat dikonfirmasi. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Menjelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Jember pada 6 Februari 2025 mendatang, Bupati Jember Hendy Siswanto telah mengosongkan Pendopo Wahyawibawa Graha.

Pengosongan pendopo Wahyawibawa Graha tersebut, sudah dilakukan oleh Hendy Siswanto sejak dirinya dinyatakan kalah dalam Pilkada 2024 lalu.

Baca Juga: Peringati Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, KAI Daop 9 Jember Suguhkan Atraksi Barongsai

“Sampai nanti ada pelantikan kami mempersiapkan diri jauh-jauh hari, barang-barang kami sudah dipindah,” ujarnya saat dikonfirmasi di Pendopo Wahyawibawa Graha, Kamis 30 Januari 2025.

Hendy mengaku, sudah tidak tidur di pendopo lagi, namun hanya datang untuk melaksanakan pekerjaan pemerintahan sampai pelantikan pemerintahan baru.

Baca Juga: Abaikan Peringatan! 3 Anak Terseret Arus di Pantai Cemara Jember, Satu Dinyatakan Meninggal Dunia

“Saya tetap melaksanakan pekerjaan saja, sudah tidak tidur di pendopo lagi sejak tanggal 29 November 2024 lalu setelah kami melakukan perhitungan pasca pilkada serentak dan belum berhasil,” imbuhnya.

Maka dari itu, pihaknya bersama Wakil Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman sudah tidak menempati rumah dinas tersebut.

“Ini tetap tanggung jawab kami dan pak Wabup, untuk tetap melaksanakan pemerintahan baru,” terangnya.

Hendy menyampaikan, kalau saat ini sudah menerima hasil pilkada Jember 2024 lalu dengan ditunjukan tanpa melakukan gugatan apapun.

“Kami juga sudah tidak melakukan gugatan apapun,” tambahnya.

Dengan kondisi tersebut, ia telah mempersiapkan diri untuk menyambut pemerintahan baru nantinya yang telah diputuskan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Komisi 2 DPR RI dan KPU, Bawaslu serta DKPP.

“Kami siap meninggalkan tanggungjawab kami di Jember ini dan beralih ke pemerintahan baru dan tetap akan, mengabdi kepada masyarakat meskipun tidak menjadi bupati serta tetap membantu masyarakat Jember,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tetap akan mengikuti seluruh regulasi yang ada dalam menjalankan perintah dan keputusan Kemendagri, terkait jadwal pelantikan pemerintahan baru.***

Halaman:

Tags

Terkini