SketsaNusantara.id - Peristiwa terseretnya 13 siswa SMPN Mojokerto di Pantai Drini, Gunung Kidul pada Selasa, 28 Januari 2025 diduga disebabkan oleh arus Rip Current.
Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang Tim SAR yang menangani proses penyelamatan ke-13 siswa tersebut.
Para siswa yang bermain air di Pantai Drini saat Outing Class ini diduga terseret arus Rip Current hingga beberapa di antaranya tenggelam.
Rip Current sendiri merupakan arus kuat yang berasal dari air laut yang bergerak menjauhi pantai sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari situs Pusat Meteorologi Maritim BMKG.
Arus Rip Current sangat berbahaya, bahkan di Australia, menjadi salah satu penyebab kematian paling banyak dibandingkan siklon hingga hiu.
Di Indonesia, arus Rip Current kerap terjadi di pantai selatan hingga dikaitkan dengan mitos Nyi Roro Kidul.
Dan berikut ini 5 fakta arus Rip Current yang dirangkum tim redaksi dari berbagai sumber.
1. Penyebab
Arus Rip Current terjadi karena pertemuan ombak yang sejajar dengan garis pantai dan menyebabkan arus balik ke arah laut.
Rip Current juga dipengaruhi angin musim, khususnya angin Muson Timur Laut yang kuat saat bulan Desember-Maret.