Minggu, 19 Juli 2026

4 Fakta Arus Rip Current yang Seret 13 Siswa SMPN 7 Mojokerto, Sering Terjadi di Pantai Selatan hingga Mitos Nyi Roro Kidul

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 29 Januari 2025 | 19:15 WIB
Ilustrasi Rip Current yang sering terjadi di Pantai Selatan Jawa termasuk Pantai Drini Gunung Kidul (Pixabay/callaway_hall)
Ilustrasi Rip Current yang sering terjadi di Pantai Selatan Jawa termasuk Pantai Drini Gunung Kidul (Pixabay/callaway_hall)

Selain itu, topografi dasar laut selatan di Jawa yang memiliki kanal-kanal juga menjadi salah satu faktor sering munculnya Rip Current di laut selatan.

2. Tanda-tanda Terjadinya Rip Current

Menurut Surisdiyanto, Sekretaris Tim SAR Satlinmas Wil II Pantai Baron, ada beberapa tanda munculnya Rip Current.

Pertama, biasanya ada area perairan tenang di antara gelombang pecah.

Baca Juga: Terbaru! Cek 4 Fakta 13 Korban Pelajar SMPN 7 Kota Mojokerto dalam Tragedi Terseret Ombak di Pantai Drini, Mulai dari Kronologi

Kondisi pada zona perairan tenang tersebut kemungkinan besar berpotensi Rip Current.

3. Kecepatan

Rip Current memiliki kecepatan arus yang cukup tinggi, yang pernah tercatat bahkan melebihi 2 meter per detik.

Sementara menurut National Ocean Service NOAA, arus Rip Current bisa bergerak dengan kecepatan mencapai 8 kaki per detik atau 2.4 meter per detik.

Baca Juga: Ada yang Tak Selamat! Begini Kondisi 13 Pelajar SMPN 7 Kota Mojokerto, Buntut Jadi Korban Terseret Ombak di Pantai Drini

Kecepatan arus Rip Current lebih cepat dari pada perenang olimpiade, sehingga sangat berbahaya.

Bahkan Rip Current dapat menyapu perenang profesional sekali pun hingga beresiko tenggelam karena kelelahan.

4. Cara Menyelamatkan Diri

Dikutip dari situs BNPD Yogyakarta, ada 2 hal yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri dari Rip Current.

Baca Juga: Abaikan Peringatan! 3 Anak Terseret Arus di Pantai Cemara Jember, Satu Dinyatakan Meninggal Dunia

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: maritim.bmkg.go.id, oceanservice.noaa.gov

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X