Selain itu, topografi dasar laut selatan di Jawa yang memiliki kanal-kanal juga menjadi salah satu faktor sering munculnya Rip Current di laut selatan.
2. Tanda-tanda Terjadinya Rip Current
Menurut Surisdiyanto, Sekretaris Tim SAR Satlinmas Wil II Pantai Baron, ada beberapa tanda munculnya Rip Current.
Pertama, biasanya ada area perairan tenang di antara gelombang pecah.
Kondisi pada zona perairan tenang tersebut kemungkinan besar berpotensi Rip Current.
3. Kecepatan
Rip Current memiliki kecepatan arus yang cukup tinggi, yang pernah tercatat bahkan melebihi 2 meter per detik.
Sementara menurut National Ocean Service NOAA, arus Rip Current bisa bergerak dengan kecepatan mencapai 8 kaki per detik atau 2.4 meter per detik.
Kecepatan arus Rip Current lebih cepat dari pada perenang olimpiade, sehingga sangat berbahaya.
Bahkan Rip Current dapat menyapu perenang profesional sekali pun hingga beresiko tenggelam karena kelelahan.
4. Cara Menyelamatkan Diri
Dikutip dari situs BNPD Yogyakarta, ada 2 hal yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri dari Rip Current.
Baca Juga: Abaikan Peringatan! 3 Anak Terseret Arus di Pantai Cemara Jember, Satu Dinyatakan Meninggal Dunia
Artikel Terkait
Jadi Sorotan! Susu Akan Digantikan Belalang Hingga Kelor pada Program Makan Bergizi Gratis, Kantor Kepresidenan Menjawab
Fakta Belalang dan Ulat Sagu Jadi Menu Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN: Jangan Diartikan Lain ya
Solidaritas Indonesia untuk Palestina: 23 Mahasiswa Dapat Beasiswa Kuliah di Universitas Pertahanan
Biaya Sewa Capai Rp100 Juta per Tahun, Banyak Tenant RANS Nusantara Hebat Tutup, Netizen: Ciri-ciri Money Laundry
Intip Sisi Lain dari Insiden Kebakaran di Glodok Plaza yang Masih Jadi Buah Bibir, Petugas Damkar: Mukjizat!
Viral di Surabaya! Petugas SPBU Dikeroyok 7 Pria Usai Diingatkan untuk Patuhi Larangan, Apa Bahaya Merokok Dekat Bahan Bakar?