"Kita ada standarnya agar tidak menganggu saluran drainase tersebut, tetapi kami akan terus melakukan normalisasi di wilayah yang terdampak tersebut," jelasnya.
Eko menambahkan, sudah menyiapkan anggaran rehab dan pembangunan di tahun 2025 sebesar Rp12 miliar lebih untuk perbaikan.
"Jadi anggaran normalisasi dan pemeliharaan masuk dalam anggaran tersebut, termasuk drainase sudah kita masukkan juga," tambahnya.
Pelaksanaan pengerjaan menurutnya, akan dilakukan pada bulan Mei atau Juni 2025 mendatang, menunggu musim penghujan selesai.
"Perencanaan fisik sudah ada kemungkinan kita kerja pada bulan Mei-Juni nanti," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini