news

Meningkat Signifikan, Intip Kekayaan Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro yang Ramai Disoraki 'Koruptor' di Tengah Demo ASN Kemendikti Saintek

Senin, 20 Januari 2025 | 19:30 WIB
Potret Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro yang kekayaannya ramai jadi sorotan usai ramai didemo ASN karena dinilai arogan dan semena-mena terhadap pegawainya (Instagram/kemdiktisaintek.ri)

Kekayaan tersebut berupa aset dan bangunan senilai Rp 33,65 miliar yang tercatat memiliki sejumlah tanah di Jakarta, Tangerang dan Kota Buleleng.

Baca Juga: Detik-Detik Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro Tinggalkan Kantor Saat Ramai Didemo Para Pegawai, Diteriaki 'Koruptor' hingga 'Pengecut'

Selain itu, isi garasi Menteri Satryo juga dipenuhi mobil mewah dengan total senilai Rp 1,4 miliar.

Di antaranya ada Mobil BMW tahun 2016 senilai Rp 400 juta, Mobil BYD tahun 2024 seharga Rp 700 juta, Toyota Innova Reborn senilai Rp 200 juta dan Ford Escape tahun 2011 senilai Rp 100 juta.

Stryo Brodjonegoro juga memiliki Kas senilai Rp 11 miliar dan tercatat tidak memiliki hutang di LHKPN miliknya.

Baca Juga: Banjir Genanggan Landa Kecamatan Kota, Komisi C DPRD Jember Segera Panggil Dinas PU Bina Marga Soal Pendangkalan Drainase

Dengan demikian, total kekayaan Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro mencapai Rp Rp46.050.000.000

Mendikti Saintek baru-baru ini ramai jadi pusat perhatian publik usai didemo anak buahnya sendiri. Dalam spanduk yang terpajang di depan kantor kementerian, tertulis permintaan ASN yang mendesak Prabowo Subianto menurunkan Satryo Brodjonegoro karena dinilai arogan.

"Pak Presiden, Selamatkan kami dari Menteri pemarah, suka main tampar dan main pecat (pegawai)," begitulah yang tertulis dalam spanduk hitam didepan kantor kementerian di Jalan Pintu Senayan, Jakarta.

Baca Juga: Solidaritas! Alasan ASN Dikti Nekat Demo hingga Menuntut Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro Turun

Selain itu, pegawai juga memprotes karena ASN Kemendikti Saintrk diperlakukan tidak adil. Isu lain pun mencuat diduga ada campur tangan pihak keluarga Satryo Brodjonegoro sehingga bertindak semena-mena pada anak buahnya.

"Kami ASN dibayar negara buka jadi Babu Keluarga! Ini Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri!" ungkap Paguyuban Pegawai Dikti dalam spanduknya.

Para pegawai Kemdikti Saintek mendesak Presiden untuk bertindak agar tak ada lagi menteri yang bertindak semena-mena terlebih di Kementerian Dikti Saintek yang mengurusi masalah pendidikan tingkat tinggi.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Tags

Terkini