Kekayaan tersebut berupa aset dan bangunan senilai Rp 33,65 miliar yang tercatat memiliki sejumlah tanah di Jakarta, Tangerang dan Kota Buleleng.
Selain itu, isi garasi Menteri Satryo juga dipenuhi mobil mewah dengan total senilai Rp 1,4 miliar.
Di antaranya ada Mobil BMW tahun 2016 senilai Rp 400 juta, Mobil BYD tahun 2024 seharga Rp 700 juta, Toyota Innova Reborn senilai Rp 200 juta dan Ford Escape tahun 2011 senilai Rp 100 juta.
Stryo Brodjonegoro juga memiliki Kas senilai Rp 11 miliar dan tercatat tidak memiliki hutang di LHKPN miliknya.
Dengan demikian, total kekayaan Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro mencapai Rp Rp46.050.000.000
Mendikti Saintek baru-baru ini ramai jadi pusat perhatian publik usai didemo anak buahnya sendiri. Dalam spanduk yang terpajang di depan kantor kementerian, tertulis permintaan ASN yang mendesak Prabowo Subianto menurunkan Satryo Brodjonegoro karena dinilai arogan.
"Pak Presiden, Selamatkan kami dari Menteri pemarah, suka main tampar dan main pecat (pegawai)," begitulah yang tertulis dalam spanduk hitam didepan kantor kementerian di Jalan Pintu Senayan, Jakarta.
Selain itu, pegawai juga memprotes karena ASN Kemendikti Saintrk diperlakukan tidak adil. Isu lain pun mencuat diduga ada campur tangan pihak keluarga Satryo Brodjonegoro sehingga bertindak semena-mena pada anak buahnya.
"Kami ASN dibayar negara buka jadi Babu Keluarga! Ini Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri!" ungkap Paguyuban Pegawai Dikti dalam spanduknya.
Para pegawai Kemdikti Saintek mendesak Presiden untuk bertindak agar tak ada lagi menteri yang bertindak semena-mena terlebih di Kementerian Dikti Saintek yang mengurusi masalah pendidikan tingkat tinggi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini