Eby menerangkan, potret lawasnya yang beredar, diakuinya diambil saat dirinya masih duduk di bangku SMP.
Saat itu, Eby mengaku masih gemar bermain sepak bola hingga berenang di sungai.
“Kangen banget masa-masa itu,” tulis Eby.
Menjawab pertanyaan wajahnya yang jauh berbeda dengan semasa remaja, Eby menjelaskan melakukan berbagai perawatan mulai dari threadlift, botox, benang hidung, hingga filler dagu.
Terungkap juga bahwa Eby harus merogoh kocek hingga Rp1,5 juta demi tindakan filler dagu yang dilakukannya.
“Filler kak, 1,5 juta harganya, 2 tahun lalu fillernya,” tulis Eby menjawab pertanyaan netizen yang menyebutnya melakukan operasi pada dagu.
Sementara untuk bagian badan, Eby mengatakan ia rajin melakukan luluran, peeling, mengenakan sunblock, hingga menggunakan night booster atau butter di malam harinya.
Bukan cuma itu, Eby bahkan melakukan tindakan medis berupa suntik DNA salmon setiap 1-3 bulan sekali.
Ia juga mengaku, perawatan kecantikan yang dilakukan gratis alias tidak bayar, lantaran dirinya merupakan brand ambassador atau BA salah satu klinik kecantikan.
“BTW saya BA klinik ya kakak-kakak, jadi perawatannya nggak bayar,” ungkap Eby.
Namun sayangnya, klarifikasi atau penjelasan yang dilakukan Eby bak boomerang baginya.
“Polisi bisa threadlift, botox, benang hidung, filler dagu, luluran 2 kali seminggu, peeling, pakai nail art, DNA salmon. Jobdesknya ngapain ya di kantor polisi? Jadi penasaran,” tulis akun X @rzkxxx.