Selain itu, Sujiwo Tejo juga mendukung pemberian jalan pada kendaraan yang sifatnya darurat dan lebih diprioritaskan ketimbang kendaraan pejabat negara.
"Maka hentikan pemberian prioritas pembukaan jalan untuk menteri/pejabat/dll selain Presiden dan Wakilnya, ibu Negara atau tamu negara lainnya," ujar Sujiwo Tejo.
Baca Juga: Polisi Angkat Bicara soal Aksi Patwal Arogan yang Kawal Plat RI 36, Siap Ungkap Identitasnya
"Terutama untuk ambulans dan kendaraan damkar (pemadam kebakaran) atau kereta api, dahulukanlah itu," tandasnya.
"Bisa nggak Kapolri dengan bantuan IT atau AI dll ngatur lalu lintas terpadu antar protokol para pejabat jadi nggak usah diprioritaskan di jalan raya," tutur Sujiwo Tejo.
Seniman yang juga berprofesi sebagai dalang itu juga mendesak agar pejabat negara bisa mengatur waktu untuk datang lebih awal.
Baca Juga: Viral! Patwal Arogan Kawal Mobil Plat RI 36, Tak Ada Menteri yang Mengaku Sebagai Pemilik
Kebiasaan ini penting ditanamkan bagi para pejabat untuk disiplin waktu sehingga petugas patwal tidak kelabakan mengurai jalan agar tidak terlambat.
"Misalnya menteri ada rapat di kantor A pukul 12:00 lalu ada rapat di kantor B pukul 13:00 yang jarak tempuknya lebih dari 1 jam, jadi bisa putuskan meeting pakai zoom, daripada patwal nguing-nguing di jalanan," ucap Sujiwo Tejo.
"Hal ini juga jadi pelajaran bagi VIP (pejabat negara) untuk budayakan disiplin dan antre di jalan raya. Kalau keburu-buru berangkat lebih awal!" tegasnya.
Sujiwo Tejo juga menekankan masalah kesetaraan serta lebih memperhatikan kondisi sehingga masyarakat dan pejabat negara bisa saling membantu demi kebaikan bersama.
"Ini penting agar rakyat merasa senasib dan sepenanggungana dengan VIP, biar rakyat gak ogah-ogahan kerja bantuin pejabat jadi negara gak bangkrut dan penguasa gak tumbang," pungkasnya.
Saran yang disampaikan Sujiwo Tejo dalam surat terbuka ini mendapt respon positif dari warganet. Banyak yang setuju pada surat terbuka yang dibuat Sujiwo Tejo ini agar Kapolri lebih mementingkan kondisi masyarakat.
"Setuju, ini ya bagi pejabat negara yang mau sholat jumat, makanya datang lebih awal! bukannya geser orang yang ada di shaf depan," komentar salah satu netizen.