SketsaNusantara.id - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, memimpin aksi tanam raya komoditas tanaman pangan di Desa Banjarsari, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis 9 Januari 2025.
Turut hadir Ketua PCNU Jombang KH. Fahmi Amrullah Hadziq, Ketua Lazisnu PWNU Jatim H. Afif Amrullah, Ketua Lazisnu PCNU Jombang Hj. Eka Susanti, serta Ketua LPPNU PCNU Jombang Fahmi Amrullah.
Selain itu, ada Kepala Desa Banjarsari H. Basyaruddin Saleh, serta para pejabat dari Kementerian Pertanian, Pemkab Jombang, Polres Jombang, Kodim 0814 Jombang, hingga jajaran pengurus harian dan pimpinan lembaga PCNU Jombang.
Baca Juga: Bank Jombang Dukung Penuh Pelaksanaan OXY FUN RUN 2025
Setelah prosesi tanam raya, Gus Kikin kemudian meresmikan pendirian rumah burung hantu. Rumah burung hantu yang didirikan di kawasan lahan pertanian, diharapkan bisa mengendalikan perkembangan hama tikus.
Gus Kikin menjelaskan, kegiatan tanam raya sekaligus pencanangan gerakan sedekah pangan, merupakan wujud dukungan Nahdlatul Ulama kepada pemerintah terhadap program ketahanan pangan.
Menurut pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang itu, program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah perlu didukung semua elemen masyarakat.
Baca Juga: Awali 2025, PCNU Jombang Gelar Rapat Harian Tanfidziyah dan Fokus Sejumlah Program Berikut
Dia meyakini, dengan modal ketersediaan lahan pertanian yang luas, serta keberadaan sumber daya manusia yang tangguh dan memahami pertanian, harapan atas terwujudnya ketahanan pangan di Indonesia dapat segera terealisasi.
“Kebersamaan kita, NU, dan masyarakat dalam mendukung program-program yang dilaksanakan pemerintah, karena hasilnya nanti juga bukan untuk siapa-siapa, tetapi untuk kita semua, untuk bangsa kita, dan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Gus Kikin.
Gus Kikin mengungkapkan, tanam raya komoditas tanaman pangan menjadi bagian dari program sedekah pangan. Hasil panen, nantinya akan dibagikan kepada santri dan masyarakat.
Baca Juga: Peringati Hari Lahir, Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang Gelar Ruwat Sumber Mata Air
“Istilahnya sedekah, sedekah pangan untuk santri dan masyarakat. Jadi nantinya, ada yang kita bagikan kepada orang-orang yang tidak mampu dan itu menjadi prioritas,” ungkap dia.
Selain masyarakat tidak mampu, hasil panen juga akan dibagikan para santri yang tersebar di berbagai pondok pesantren.