SketsaNusantara.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember mencatat total sampah di Jember, mencapai 1300-an ton lebih per hari yang dihasilkan.
Sampah ini kebanyakan dihasilkan oleh sampah rumah tangga, dengan asumsi per rumah menghasilkan 0,5 kg sampah perharinya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sugiyarto mengatakan, potensi sampah yang dihasilkan per harinya sekitar 1300-an ton lebih yang tersebar di 5 Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Baca Juga: Rusak Parah! Jalan Jember-Lumajang Ditanami Pisang, Massa Desak Pemerintah Tertibkan Truk ODOL
"Untuk sampah di TPA Pakusari saja ini ada sekitar 197 ton per hari, dan ada juga yang tersebar di TPA Ambulu, Balung, Kencong dan Tanggul," ujarnya saat dikonfirmasi di TPA Pakusari, Rabu 8 Januari 2025.
Dari total 1300-an ton lebih tersebut, menurut Sugiyarto hanya bisa diangkut sekitar 460 ton per harinya.
"Sisa sampahnya masih tersebar di pinggir jalan atau di tempat pembuangan lainnya, ini tidak bisa terambil karena kekuatan sumber dayanya," imbuhnya.
Di TPA Pakusari sendiri juga sempat dilakukan pemilahan sampah, agar tidak menggunung. Sebab, tumpukan sampah saat ini sudah setinggi 27 meter.
"Kita memiliki 180 pemulung yang membantu proses pemilahan, dan juga menggunakan mesin pemilah yang hanya mampu dilakukan sekitar 4 ton," tegasnya.
Kendati demikian, Sugiyarto menerangkan sudah melakukan edukasi ke berbagai lini untuk bisa mengurangi produksi sampah.
"Kami sudah membuat bank sampah, kemudian juga memberikan edukasi serta membuat rumah edukasi yang bisa peduli akan sampah. Ini sudah berjalan tetapi memang harus diantisipasi dari hulunya yakni sampah domestik atau sampah rumah tangga," terangnya.
Ia menambahkan, untuk saat ini DLH memiliki 4 set mesin pemilah yang siap digunakan untuk mengolah sampah dan tinggal membutuhkan hanggar saja.