SketsaNusantara.id - Ramai di media sosial kasus ibu-ibu di Lumajang yang berbelanja dengan menggunakan uang mainan.
Setelah diketahui maka pemilik warung kemudian mendatangi ibu yang diketahui bernama Sri Kunci Wasiati (40) bersama warga Desa Kaliwungu, Tempeh, Lumajang.
Meski ibu tersebut kemudian mengakui uang mainan tersebut berasal darinya dan berjanji mengganti, namun hal itu tetap dilaporkan warga ke polisi.
Mendapatkan laporan dari masyarakat maka pihak kepolisian setempat kemudian bergerak mendatangi rumah pelaku.
Setelahnya, polisi melakukan penggeledahan dan menemukan uang-uang mainan dalam jumlah yang banyak yang diletakan dalam sebuah kotak
Rupanya pemilik warung menemukan bahwa uang tersebut merupakan uang mainan secara tak sengaja, sebab uang itu masih baru maka si pemilik warung menyimpannya karena masih baru.
Namun, karena dilakukan berulang kali oleh orang yang sama maka uang itu kemudian terkumpul banyak dan akhirnya diketahui bahwa itu uang palsu.
Dari pengakuan pelaku, diketahui bahwa ia tak menggunakan uang itu kemana-mana namun hanya dibelanjakan di warung depan rumahnya saja hingga terkumpul 390 ribu dalam pecahan 10 ribu.
"Sama orang pemilik warung uang itu dikumpulkan, karena uangnya baru," ujar AKP Samsul Arifin, Kapolsek Tempeh Lumajang dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
"Itu untuk lebaran," tambahnya.
"Setelah dikumpulkan jadi curiga dan diketahui sebagai uang palsu," tegasnya lagi.