Dimana mekanisme kesehatan ini menurut Herman Saputra merupakan program yang segmented.
Artinya program ini akan dijalankan dengan membedakan masyarakat berdasarkan level usia dimana saat screening akan dilakukan berdasarkan resiko usia.
Sehingga bagi seorang anak, remaja dan dewasa akan berbeda penanganannya atau berbeda prioritasnya.
"Kalau anak-anak atau bayi itu tentang resiko tumbuh kembang," ujar Herman Saputra.
"Kalau dewasa lebih diarahkan pada resiko-resiko penyakit regeneratif, contoh screeing paru-paru, diabetes, hipertensi dan kebiasaan dilingkungannya," tambahnya.
Menurutnya, tujuan program screening kesehatan ini merupakan upaya pencegahan atau deteksi awal terhadap resiko penyakit yang diderita masyarakat.
Sehingga tujuannya, jika bisa dideteksi awal maka bisa disembuhkan lebih cepat sehingga masyarakat bisa sehat dan terus produktif, itulah tujuan pemerintah sebenarnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!