SketsaNusantara.id - Pentolan band Hindia, Baskara Putra melancarkan kritikan tajam atas pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk menambah penanaman kelapa sawit tanpa takut dinilai akan membahayakan dan menyebabkan deforestasi.
Pernyataan itu Prabowo ungkapkan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional di Gedung Bappenas, Jakarta, pada Senin, 30 Desember 2024.
Deforestasi sendiri merupakan proses penghilangan atau pengurangan luas hutan secara permanen untuk diubah menjadi area non-hutan.
Tak pelak, saran Prabowo ini menuai pro kontra dari banyak pihak, khususnya pecinta lingkungan dan tak terkecuali musisi Baskara Putra.
Pasalnya, deforestasi bisa menyebabkan kekeringan, banjir, hingga tanah longsor akibat dari penggundulan hutan secara besar-besaran.
Kritikan Baskara ini terlihat dari dirinya yang tampak mereply cuitan pemberitaan soal saran Prabowo.
Bahkan tanpa ragu, musisi berusia 30 tahun itu menyebut pernyataan Prabowo 100 persen ngawur atau sembarangan.
Ia bahkan menyentil para buzzer untuk membersihkan pernyataan Prabowo yang dinilainya asal-asalan itu.
“Tebak-tebakan, kira-kira dicebokin seperti apa statement 100% ngawur ini oleh buzzer TikTok?,” tulis Baskara Putra, dikutip SketsaNusantara.id dari akun X pribadinya @wordfangs pada Kamis, 2 Januari 2025.
Baskara nampaknya sengaja memilih diksi ‘dicebokin’ dalam cuitannya.
Sebagai informasi, di media sosial ‘dicebokin’ atau ‘menceboki’ merujuk pada dukungan yang tetap diberikan pada pemerintah maupun sosok tertentu, sekalipun tindakan maupun pernyataannya kontroversial.
Artikel Terkait
Musisi Tanah Air Yakini Akun Fufufafa Milik Gibran Rakabuming Raka, Baskara Putra Ramal Bakal Ada 'Kambing Hitam'
Pedas! Baskara Putra Atau Hindia Turut Kritik Kenaikan PPN 12 Persen Per Januari 2025, Singkat Tapi Menohok
Tagar PPN Memperkuat Ekonomi Trending di X, Baskara Putra Sindir Soal Buzzer Pemerintahan
Tak Setuju Hukuman Ringan Harvey Moeis, Presiden Prabowo Subianto Sindir Hakim dan Sebut Angka Hukuman yang Pantas Untuknya
Jawab Sentilan Presiden Prabowo Subianto Terkait Hukuman Ringan Harvey Moeis, Kejagung Sebut Integrated Criminal Justice System, Apa itu?