news

Ferry Irwandi Ungkap Fakta PPN 12 Persen yang Berbanding dengan Fasilitas Mewah Pejabat Indonesia: Udah Capek-Capek Terus Dipotong Negara

Senin, 30 Desember 2024 | 05:30 WIB
Ferry Irwandi sebut kenaikan PPN 12 persen hanya berikan fasilitas mewah kepada para pejabat di Indonesia. (Kolase tangkap layar Youtube Ferry Irwandi.)

SketsaNusantara.id - Kabar kenaikan PPN sebesar 12 persen belakangan ini telah mengejutkan masyarakat Indonesia.

Aturan tersebut mulai diberlakukan per 1 Januari 2025 dan telah menuai banyak respons dan kritikan dari masyarakat, termasuk content creator dan public figure.

Salah satunya adalah Ferry Irwandi yang menegaskan bahwa dia tidak setuju dengan kenaikan PPN sebesar 12 persen tersebut.

Baca Juga: Mahasiswa Lepaskan Balon, Petugas Tembakkan Water Cannon pada Massa Demo Tolak PPN 12 % di Patung Kuda Jakarta

Menurutnya, tidak ada orang yang penghasilannya dipotong setelah bekerja membanting tulang hingga kelelahan.

"Karena secara alamiah atau secara natural tidak ada manusia yang suka dipajakin. Udah capek-capek terus dipotong sama pemerintah atau dipotong sama negara. Ya jelas, siapa sih yang bakal terima dengan hal seperti itu?" kata Ferry, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Ferry Irwandi yang diunggah 29 Desember 2024.

Ferry menegaskan bahwa aturan pajak tidak akan dipermasalah masyarakat selama ada timbal balik sepadan.

Baca Juga: Kenaikan PPN 12 Persen Dibela Dery Deryansha Azhary, Netizen: Ngaji di Salafi Harus Taat Ulil Amri...

CEO Malaka Project pun memberikan contoh dari negara-negara Skandinavia.

Skandinavia adalah sebutan untuk negara-negara di wilayah Eropa Utara yang memiliki pertalian atau kesamaan budaya.

Negara-negara yang dimaksud adalah Norwegia, Swedia, dan Denmark.

Baca Juga: Geger Rencana Kenaikan PPN 12 Persen, Fedi Nuril Sentil Prabowo Subianto hingga Sebut Jokowi: Ucapan Bapak...

Ferry menyebut bahwa pajak yang diterapkan di negara-negara tersebut sangat tinggi. Bahkan, jumlahnya mencapai separuh dari pendapatan masyarakat di sana.

"Negara Skandinavia itu pajaknya luar biasa tinggi lho. Lebih dari setengah penghasilan penduduk di sana, itu dipotong pajak. Belum lagi pajak-pajak yang lain," lanjut Ferry.

Halaman:

Tags

Terkini