Dikatakan Anies Baswedan bahwa ia tak selalu menggunakan jasa ilustrator.
Meski begitu, ia tak menyangka bahwa keduanya tak luput dari AI.
“Biasanya memang berganti-ganti antara pakai platform seperti Freepic atau komisi langsung ke ilustrator lokal biar semua dapat, dan keduanya pun ternyata bukan jaminan benar-benar bebas dari AI ya,”
Kendati begitu, Anies Baswedan tak memilih untuk menghapus cuitannya.
"Untuk twitnya, tidak saya hapus agar tetap bisa jadi pelajaran buat semua, tapi saya tambahkan catatan di reply ya.,”
“Terima kasih untuk info dan pelajarannya, insya Allah ke depan kita perhatikan jauh lebih detail." Tandasnya.
Aksi Anies Baswedan merespon kritikan netizen itu mendapat beragam tanggapan dari netizen yang lain.
“we could've had a president yang bisa dikasih kritik/masukan dan ngasih feedback yang bagus. makan deh tuh 12%,” komentar netizen.
“APAAN NIH BERASA KAYAK BUKAN DI NEGERI INI??? KLO DIKRITIK TUH NGOMEL-NGOMEL LAH KASIH TAU KLO BAPAK GAK SALAH, BALES PAKE QUOTE TERUS KERAHKAN BUZZER BUAT NYERANG SI PENGKRITIK! PAHAM GAK?,” kata netizen.
“Kenapa bapak respon sih. Harusnya tutup mata tutup telinga dong sama kritikan netizen,” ucap netizen.
“Enak ya kayaknya kalau punya pemimpin terbuka dengan koreksi kayak gini,” timpal netizen yang lain.***