SketsaNusantara.id - George Sugama Halim, anak bos toko roti di Cakung, Jakarta Timur masih santer jadi perhatian publik usai video penganiayaan terhadap karyawannya viral beberapa waktu ini.
Pelaku penganiayaan karyawan toko roti itu menuai kecaman publik dan kerap jadi gunjingan netizen di media sosial.
Dalam video yang beredar, George tak segan-segan membanting kursi dan mengamuk karena karyawan di toko roti milik orang tuanya tak mau membawakan makanan ke kamarnya.
Tak hanya sekali, George sering mengamuk dan bertindak arogan saat karyawannya menagih gaji yang menunggak dibayarkan.
Tindakan pria berusia 35 tahun itu dinilai arogan dan semena-mena terhadap karyawan di toko roti milik keluarganya sendiri.
Tak hanya itu, karyawan toko roti yang jadi korban George juga mengaku sakit hati karena perkataan George yang menyebut "babu" hingga dihina "miskin".
Perlakuan kasar George saat mengamuk juga berujung pada penganiayaan yang membuat karyawan (inisial DA) terluka karena dipukul menggunakan loyang hingga kepala berdarah.
Terkait kejadian ini, Linda selaku pemilik toko roti Lindayes Patisserie & Coffee memberikan klarifikasi dan meminta maaf kepada karyawan yang menjadi korban perlakuan kasar George Sugama Halim.
"Mengenai kasus yang telah terjadi melibatkan George Sugama Halim, kami dari pihak Lindayes meminta maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang telah menimpa saudari Dwi Ayu Dharmawati dan keluarga," tulisnya dalam pernyataan tertulis yang diunggah di akun Instagram @lindayespatisserieandcoffee pada hari Senin, 16 Desember 2024.
Linda Pantjawati selaku pemilik Lindayes Pattiserie and Coffee mengaku akan kooperatif memberikan dukungan penuh pada masalah hukum yang telah terjadi di toko roti miliknya untuk dapat diproses dengan cepat dan seadil-adilnya.