Sebelumnya, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar sempat menyatakan Gamma terlibat tawuran hingga disebut sebagai anggota geng.
Baca Juga: Menteri HAM Ajukan Rp1 Triliun untuk Gaji dan Tunjangan Pegawai, DPR Siap Dalami Permintaan
Namun berdasarkan hasil penyelidikan Propam Polda Jawa Tengah, oknum polisi Polrestabes Semarang, Aipda Robig menembak Gamma lantaran sepeda motornya dipepet oleh korban,
Pernyataan Kombes Irwan Anwar juga sempat berubah sebelum Propam Polda Jateng merilis hasil penyelidikan.
Dikutip dari Instagram @lbhsemarang, Kapolrestabes Semarang mengatakan bahwa Aipda Robig melihat beberapa motor saling bekerjaran dan salah pengendara membawa senjata tajam.
Namun sebelumnya, Kombes Irwan Anwar mengungkapkan, kronolohi penembakan Gamma berawal dari Aipda Robig yang melihat adanya tawuran antar gangster di Semarang.
Sayangnya, meski dalam pertemuan Rapat Dengan Pendapat bersama Komisi III DPR RI hasil penyelidikan menunjukkan penembakan Gamma bukan karena keadaan mendesak atau membela diri, Polrestabes Semarang dikabarkan tidak berusaha meminta maaf kepada keluarga korban.
“Polrestabes Semarang justru memaksa keluarga korban untuk segera membuat surat penyataan ikhlas,” tulis akun Instagram @lbhsemarang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!