Meski tidak lagi mengajar di lembaga formal, Mbah Melan tetap menjaga penampilannya yang rapi dengan kemeja saat mengajar.
Materi yang diajarkannya meliputi dasar-dasar aritmatika, aljabar, hingga soal-soal tingkat lanjut yang sering diujikan dalam seleksi perguruan tinggi maupun tes CPNS.
Metode pengajarannya yang lugas dan semangatnya yang luar biasa membuat Mbah Melan viral dan mendapatkan julukan "Mbah Guru Matematika".
Sosoknya pun makin dikenal banyak orang dan medapatkan banyak pujian dari netizen. Terutama bagi para pelajar di Indonesia berkat konten-kontennya yang mendidik yang bisa meningkatkan minat belajar siswa terhadap Matematika.
"Mbah akumau mengucapkan terima kasih banyak. Dulu aku benci banget matematika, tapi sekarang aku bisa dapat nilai 90. Makin semangat kerjain matematika setelah lihat konten dan ikut live Tiktok Mbah Guru," komentar salah satu netizen.
"Beberapa kali ikut bimbel masih gak paham, iseng-iseng buka live tiktok Mbah Guru, rasanya kaya dapat pencerahan. Alhamdulillah bisa lolos SBMPTN setelah ikut live tiktok Mbah Melan. Pahala jariyah mengalir untukmu Mbah Guru Matematika, terima kasih," komentar netizen lainnya.
Tak heran jika Melan Achmad yang dijuluki Mbah Guru Matematika ini kemudian diundang langsung pada Peringatan Hari Guru Nasional 2024 di Jakarta dan mendapatkan penghargaan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Dalam acara tersebut, Prabowo Subianto secara langsung memberikan penghargaan berupa Plakat penghormatan kepada Mbah Melan sebagai sosok guru hebat yang telah banyak memberikan motivasi kepada para pelajar Indonesia.
Tak hanya itu, Mbah Melan juga mendapatkan hadiah satu unit Laptop beserta uang tunai sebesar Rp100 juta.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Mbah Melan dalam memberikan akses pendidikan kepada masyarakat luas melalui teknologi.
Baca Juga: Prabowo Gunakan Hak Pilih di TPS 008, Ini Pesan Pentingnya untuk Pemimpin Terpilih
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat yang mendalam kepada seluruh guru di Indonesia, menyebut mereka sebagai pilar penting dalam membangun masa depan bangsa.