SketsaNusantara.id - Kepolisian menegaskan akan tetap mengusut kasus persekusi pada salah satu siswa SMA Kristen Gloria 2 Surabaya yang belakangan viral.
Pasalnya, pihak sekolah tetap ingin menempuh jalur hukum, meski kedua pihak sudah sepakat untuk berdamai.
Dikatakan Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Dirmanto, semenjak kasus ini muncul, Polrestabes Surabaya sudah melakukan langkah-langkah penyelidikan.
Mulai dari mendatangi sekolah di hari peristiwa itu terjadi, hingga melakukan klarifikasi terkait viralnya video aksi persekusi pada siswa SMA Kristen Gloria 2 Surabaya.
“Termasuk pada saat itu juga melakukan klarifikasi kepada saudara I ya, inisial I yang ramai di media sosial itu, menjadi pelaku pada kejadian itu,” katanya dikutip SketsaNusantara.id dari Instagram @humaspolrestabessurabaya yang diunggah pada Rabu, 13 November 2024.
Kemudian keesokan harinya, atau pada 22 Oktober 2024, Polrestabes Surabaya juga sudah melakukan pemeriksaan pada pelaku I, juga orang tua dari korban EN.
“Kurang lebih ada sekitar 8 orang yang sudah diperiksa, pada tanggal 22,” sambungnya.
Dirmanto juga menegaskan, sedianya kedua belah pihak antara pelaku I dan W, orang tua dari korban EN sudah melakukan perdamaian.
“Mereka saling memahami kesalahan masing-masing, dan sudah saling memaafkan,” katanya lagi.
Namun meski sudah berdamai, Polrestabes Surabaya akan tetap melanjutkan kasus tersebut ke jalur hukum.
“Dari sekolah Gloria ini, terus mendesak agar Polrestabes Surabaya untuk melakukan proses lanjut, terkait dengan kejadian ini, dan sekarang ini kita juga masih terus melakukan pendalaman,” sambungnya lagi.